100 Ton Sampah TPA Cipeucang Longsor Masuk Sungai Cisadane

  Sabtu, 23 Mei 2020
Ilustrasi sampah di sungai. (ayobandung/Irfan Al Faritsi)

AYO BACA : Sindir Sarah Keihl, Komika Ini Lelang Keperjakaannya Rp3 Miliar

AYO BACA : Berusia 53 Tahun, Mike Tyson Ingin Tarung Lagi Lawan Evander Holyfield

TANGERANG SELATAN, AYOBANDUNG.COM -- 100 ton sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) tumpah ke Sungai Cisadane. Diperkirakan longsornya gunungan sampah diakibatkan curah hujan yang cukup deras pada Kamis (21/5) malam.
\n
\nBanyaknya sampah yang longsor dari TPA Cipeucang ke sungai Cisadane kurang lebih 50 sampai 100 ton, kejadiannya kalau menurut laporan sekitar pukul 05.00 WIB, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Yepi Suherman saat dikonfirmasi, Jumat (22/5).
\n
\nIa melanjutkan, sampah di TPA Cipeucang memang sudah melebihi kapasitas penampungan. Sehingga membentuk suatu gunungan setinggi lima meter. Hal tersebut menyebabkan tepian pembatas TPA jebol karena tak mampu menahan sampah yang ada.
\n
\nMemang sudah melebihi kapasitas, kami juga bingung. Mau buang ke tempat pembuangan sampah di Nambo, Bogor belum beroperasi karena kondisinya belum siap, nanti Nambo kalo sudah siap dan bisa dioperasionalkan, sekitar 300 ton sampah perhari bisa ditampung disana,” katanya.
\n
\nDi samping itu, Yepi menjelaskan jika sampah yang longsor tersebut dikarenakan curah hujan yang cukup deras yang terjadi beberapa waktu lalu. Ya memang saya dapat laporan dari kepala UPT TPA Cipeucang bahwa beberapa hari belakangan curah hujan cukup tinggi sehingga air masuk ke sanitary landfill mendorong sampah hingga menjebol turap di tepi sungai Cisadane, katanya.
\n
\nMenurut Yepi, air yang masuk ke dalam sanitary landfill tidak terbendung lagi karena tidak adanya saluran pembuangan air, sehingga mendorong tembok turap penahan sampah. Jadi di bawah tidak ada saluran pembuangan air, kemudian air menekan tembok turap sehingga jebol. Saat ini di lokasi masih dilakukan pembersihan dengan menggunakan alat berat seperti ekskavator. Sampah yang menutupi badan sungai dipinggirkan, ujarnya.

AYO BACA : Presiden Jokowi Larang Menterinya Gelar Open House

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar