Pemerintah Bidik Korsel, Jepang, dan Taiwan sebagai Penyumbang Wisman Terbesar Pascapandemi

  Sabtu, 23 Mei 2020
Wisatawan di pantai Kuta Bali. (Nguyen Do/Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyatakan bahwa pasar Asia Timur khususnya Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan akan menjadi pasar yang paling cepat mengalami pemulihan. Ketiga negara tersebut dinilai paling cepat menangani pandemi Covid-19.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya, mengatakan, pemerintah terus mensosialisasikan berbagai gerakan yang dilakukan di dalam negeri dalam upaya pembenahan sektor pariwisata kepada para pelaku industri pariwisata.

Salah satunya, mengenai gerakan Indonesia Bersih, Sehat, dan Aman (cleanliness, health and safety) yang menjadi program Kemenparekraf dalam upaya mempercepat pemulihan pariwisata Indonesia pada situasi new normal.

Upaya ini penting untuk menjaga kepercayaan terhadap citra pariwisata Indonesia dengan menyampaikan kebijakan terkini dan product update pariwisata Indonesia, kata Nia, Jumat (22/5).

Lebih lanjut Nia menjelaskan, market dari pasar short haul, termasuk ketiga negara tersebutĀ  diproyeksi mengalami pemulihan pascapandemi yang lebih cepat dibanding fokus pasar (negara) lainnya.

Dari catatan yang dihimpun dari berbagai sumber, hasil statistik yang didapatkan di masing-masing pasar (per 18 Mei 2020), Taiwan melalui situs resminya di http://www.cdc.gov.tw menyebutkan perkembangan penyebaran pandemi Covid-19 sudah mencapai 0 kasus, tidak ada kasus baru yang muncul.

Sedangkan Korea Selatan melalui situs resminya, http://www.ncov.mohw.go.kr, menyebutkan kasus positif di negaranya sejumlah 15 orang dengan penambahan jumlah kematian 1 orang. Untuk pasar Jepang melalui situs resminya http://www.covid19japan.com, menyebutkan kasus positif Covid-19 sebanyak 23 orang.

Dengan penyampaian kebijakan terkini dan product update produk pariwisata Indonesia ke ketiga negara pasar tersebut diharapkan brand awareness pariwisata Indonesia tetap terjaga, katanya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar