Lawan Covid-19, Kedisiplinan Physical Distancing Vietnam Bisa Ditiru

  Kamis, 26 Maret 2020
[Ilustrasi] Physical distancing. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebut, Indonesia harus belajar dari Vietnam dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Di negeri kelahiran Ho Chi Minh itu, protokol physical distancing sangat dikedepankan oleh masing-masing individu.

"Banyak pembelajaran dari negara lain yang berhasil menangani hal ini. Satu contohnya adalah di Vietnam. Di Vietnam mengedepankan physical distancing. Menjaga diri, menjaga jarak dan kemudian self isolation," kata Yurianto dalam keterangan resmi di akun YouTube BNPB, Rabu (25/3/2020).

Di Indonesia sendiri, jumlah kasus pasien positif virus corona Covid-19 terus melambung tinggi. Merujuk data Rabu (25/3/2020), terdapat penambahan 105 kasus baru. Dengan demikian, per Rabu, total ada 790 pasien dinyatakan positif terinfeksi virus corona Covid-19.

Dari contoh tersebut, Yurianto menilai upaya pencegahan virus corona Covid-19 berada masyarakat. Untuk itu, dia menekankan agar masyarakat tetap menerapkan physical distancing.

"Ini menjadi kekuatan besar yang dilaksanakan masyarakat. Dia bisa menghentikan penularan ini. Tidak kemudian harus berpikir untuk ditunggu sampai sakit tetapi dicegah jangan sampai sakit," tuturnya.

Yurianto pun mengklaim pemerintah terus berupaya memerangi Covid-19. Dalam hal ini, pemerintah diklaim tetap bekerja untuk menyembuhkan para pasien yang positif Covid-19.

"Oleh karena itu seperti gugus tugas sampaikan juga, yang sehat dijaga harus sehat, yang agak sakit harus segera dilakukan pengawasan, pengawasan agar jadi sehat. Kemudian yang sakit kami berikan layanan rawatan sebaiknya agar menjadi sehat. Ini menjadi kunci," kata dia.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar