Muda dalam Berpolitik

  Jumat, 28 Februari 2020   Netizen Rendiana Awangga
Rendiana Awangga. (Foto:DPRD Kota Bandung)

AYOBANDUNG.COM -- Sejarah mencatat bahwa Indonesia terlahir menjadi negara merdeka karena perjuangan para pemuda. Pun, dalam era modern, contohnya dalam era reformasi membuktikan partisipasi pemuda Indonesia di dalamnya. 

Pembuktian tersebut menunjukkan bahwa masa depan negara Indonesia akan bergantung kepada kelompok pemuda sebagai bagian dari agen pembangunan negara.

Apalagi dengan mengingat pepatah Bung Karno, proklamator kemerdekaan sekaligus Presiden Indonesia pertama, dalam membakar semangat anak muda Indonesia mengatakan “Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia”

Perkembangan sistem demokrasi yang lebih baik dan matang sebenarnya dapat dimanfaatkan oleh pemuda Indonesia untuk lebih dapat menyalurkan idealisme dan gagasannya, terlebih melihat sistem demokrasi sekarang di Indonesia yang sudah lebih tertata secara konstitusional. 

Dalam kenyataannya, semakin banyak pemuda Indonesia yang bersikap lebih anti dan apatis terhadap politk, namun suka atau tidak, proses politik akan selalu berjalan beserta dinamikanya karena keputusan-keputusan berupa produk hukum, seperti undang-undang, peraturan daerah, dan sejumlah perangkat perundangan lainnya bagi warga negara Indonesia merupakan konsekuensi logis proses-proses politik.

Beberapa hal yang dapat dicermati, contohnya adalah revisi KUHP, lalu UU KPK yang tentunya melibatkan pro dan kontra yang justru memperlihatkan dinamika politik dengan pengaruhnya terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. 

Dasar kegiatan politik di Indonesia berbasis konstitusi UUD 1945 sebagai landasan hukum tertinggi di Indonesia, yang turut serta menggarisbawahi partisipasi partai politik untuk mengusung calon presiden dan wakilnya serta para legislatornya yang menggambarkan pentingnya proses politik untuk mendukung itu semua.

Sigmund Neumann, pelopor studi mengenai partai politik, mendefinisikan partai politik sebagai organisasi artikulatif, terdiri dari pelaku-pelaku politik yang aktif dalam masyarakat, memusatkan perhatiannya pada pengendalian kekuasaan pemerintahan dan yang bersaing untuk memperoleh dukungan rakyat dengan beberapa kelompok lain yang mempunyai pandangan yang berbeda-beda.

Ini merupakan justikfikasi mengapa pemuda sebaiknya berafiliasi politik aktif lewat partai politik untuk penyampaian idealisme dan gagasannya.

Tantangan berat yang harus dihadapi pemuda Indonesia dalam politik adalah gejala elitis yang diperlihatkan oleh kelompok senior yang sudah relatif mapan dalam partai politik, yang justru lebih memperlihatkan ekslusivitas.

Dampaknya adalah keputusan politik lewat serangkaian produk perundangan yang diwarnai kepentingan pribadi mau pun kelompok politiknya. 

Hal seperti ini memerlukan perimbangan kapasitas, di mana pemuda harus dapat mengintervensi melalui prestasi dan kompetensi, sehingga memberikan dampak positif bagi partai politik. 

Inovasi dan idealisme pemuda diperlukan untuk merevolusi dan memperbaiki kekurangan di negara ini dengan cara yang elegan dan konstitusional untuk kepentingan dan kesejahteraan warga negara.

Beberapa refleksi yang dapat dijadikan pertimbangan bagi para pemuda yang akan berkecimpung dalam dunia politik, seperti pengorbanan secara waktu, tenaga, pikiran dan materi untuk kepentingan masyarakat. Pada masa awal karir politik janganlah mengharap kompensasi. 

Dunia politik merupakan investasi jangka panjang dengan kesabaran dan niat  tulus untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan bangsa, dengan hasil yang tidak diduga dalam berbagai macam nilai positif ke depannya. 

Selanjutnya, persiapan mental dan fisik diperlukan untuk pemuda dalam dunia politik. Hal ini penting untuk menepis anggapan masyarakat bahwa politisi adalah sosok picik penuh tipu daya, serta hanya mewakili kepentingan pribadi atau golongan. Banyak pula politisi yang mendapatkan kekuasaan politik dengan menghalalkan segala cara tanpa peduli etika. 

Dari sini negativisme dan apatisme masyarakat dan pemuda terhadap politik dimulai. Kekuatan mental dalam hal ini diperlukan untuk tetap teguh hati mempejuangkan idealisme pemuda. Serta, kekuatan fisik diperlukan untuk mendukung pemuda dalam politik untuk kegiatan padat waktu menjangkau kepentingan masyarakat atau dalam pertemuan krusial yang menuntut kehadiran setiap waktunya.

Lalu, keinginan untuk belajar dan terus aktif secara informatif untuk berbicara banyak di partai politik diperlukan para pemuda untuk dapat beraktifitas secara politik. Ilmu politik merupakan ilmu yang resmi ada di perguruan tinggi, namun banyak politisi sukses berlatar belakang berbagai macam bidang. 

Keinginan pemuda untuk mempelajari banyak hal, baik secara formal maupun informal melalui saluran diskusi bervariasi bersama tokoh-tokoh politik senior atau rekan-rekan sejawat didukung oleh saluran belajar lainnya, seperti internet akan membantu memperkuat kapasitas pemuda dalam politik. Untuk mempertajam penyampaian gagasan kepada masyarakat luas, mereka juga perlu mengasah kemampuan berbicara di depan publik. 

Pada akhirnya, keterbukaan terhadap informasi dari banyak media atau afiliasi lewat komunitas-komunitas bentukan masyarakat menjadi penting dalam dinamika berpolitik hal tersebut yang anda punya mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan berpolitik untuk mengasah kepekaan terhadap suatu isu tertentu dalam masyarakat. 

Di sini juga pemuda akan mampu menganalisa berbagai hal yang muncul sebagai dampak dari perpolitikan di Indonesia, sehingga kesiapan dan juga kepekaan mereka untuk memilih jalan terbaik bagi niat dalam partisipasi politik akan perlahan terbentuk bagi manfaat yang akan dicapai oleh masyarakat dan negara Indonesia di masa depan. 

Rendiana Awangga

- Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung 2014-2019, 2019-2024

- Anggota Bangar DPRD Kota Bandung 2019-2024

- Anggota Bamus DPRD Kota Bandung 2019-2024

- Sekretaris DPD Partai NasDem Kota Bandung 2016 - sekarang

Netizen : Rendiana Awangga

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar