Kentut Berbau Busuk Kurangi Risiko Kanker

  Jumat, 14 Februari 2020   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Mencium bau kentut. (Spiegel via Himedik.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Kentut berbau busuk dipercaya bisa mengurangi risiko berbagai penyakit berat, salah satunya kanker.

Beberapa penelitian berhasil membuktikan bahwa mencium bau kentut memiliki banyak manfaat.

AYO BACA : Pria Ini Klaim Punya Kentut Ajaib yang Bisa Usir Nyamuk

Peneliti dari Universitas Exeter, Inggris, membuktikan bahwa bau kentut tidak sedap seperti telur busuk tidak selalu menjadi malapetaka bagi yang menciumnya.

Dalam penelitian tersebut didapati bahwa gas hidrogen sulfida (racun tak berwarna beraroma mirip telur busuk yang tak jarang muncul saat perut kembung) dapat dijadikan obat untuk mengobati penyakit.

AYO BACA : Jangan Tahan Kentut Jika Tidak Ingin Pencernaan Bermasalah

Dilansir The Week dan NBC News Mark, Dr Mark Wood profesor di Universitas Exeter, menyatakan, gas hidrogen sulfida sangat tajam dan berbau busuk yang secara alami diproduksi dalam tubuh, sebenarnya bisa menjadi pahlawan kesehatan, bahkan terapi masa depan untuk berbagai penyakit.

Gas hidrogen sulfida yang jika dihirup dalam dosis tepat mempunyai kekuatan mengurangi risiko kanker, stroke, serangan jantung, dan demensia.

Selain itu, menurut penelitian, kentut dengan bau tidak sedap atau dengan aroma telur busuk merupakan tanda tubuh sehat.

Bau busuk tersebut berasal dari gas yang mengandung sulfur seperti methanethiol, hidrogen, sulfida, dan dimethyl sulfida, serta dari bakteri yang berada di usus dan feses yang tertahan di rektum.

AYO BACA : Kentut Unta Pengaruhi Pemanasan Global?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar