Google Play Music Akan Dihentikan, Tidak Laku?

  Rabu, 12 Februari 2020
Google Play Music. (Google)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Google berencana menghentikan aplikasi Google Play Music.

Google Play Music sendiri memiliki beragam fitur, salah satunya kemampuan mengunggah dan streaming konten pengguna dalam semacam loker digital.

Fitur ini memungkinkan pengguna mengunggah musik sebanyak apapun secara gratis dengan bitrate hingga 320kbps.

AYO BACA : Lisa BLACKPINK Alami Pelecehan Seksual Oleh Pemilik Kafe di Bangkok

Namun saat ini, Google tengah menguji fitur serupa untuk YouTube Music. Kemungkinan besar, akan dirilis secara resmi dalam waktu dekat.

Pengujian fitur baru yang serupa itu menandakan bahwa Google akan segera mematikan layanan Play Music.

Dilansir dari Android Authority, Google mengatakan, YouTube Music akan mendapatkan loker unggahannya sendiri dan pengguna yang menggunakan Google Play Music dapat mentransfer konten yang sudah diunggah ke YouTube Music dengan mudah.

AYO BACA : Musik Bisa Tunda Lelah, Redam Stres, hingga Jaga Kekebalan Tubuh

Meski begitu, masih belum diketahui apakah pengguna YouTube Music dapat mengunggah konten secara tidak terbatas.

Sayangnya, YouTube Music kemungkinan besar tidak akan mendukung bitrate 320kbps. Pasalnya, Google mengatakan, tidak memiliki rencana untuk menawarkan bitrate lebih tinggi dari 256kbps.

Google Play Music sendiri diluncurkan delapan tahun lalu pada 16 November 2011. Play Music menyediakan fitur premium All Access bagi penggunanya dengan berlangganan sebesar 9,99 dolar AS per bulan.

Pengguna dengan akun standar dapat mengunggah dan mendengarkan hingga 50 ribu lagu tanpa biaya di Google Play Music.

AYO BACA : Menakjubkan! Pria Ini Ciptakan Musik dari Barcode, Tonton Videonya!

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar