10 Tips Terhindar dari Penipuan Wedding Organizer Abal-abal

  Sabtu, 08 Februari 2020
[Ilustrasi] pernikahan dengan wedding organizer yang bukan abal-abal. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Jangan sampai tertipu jasa wedding organizer (WO) atau wedding planner jika tak ingin pernikahan jadi hari paling menyakitkan.

Untuk menghindari penipuan wedding organizer abal-abal, dihimpun dari Weddingwire dan berbagai sumber lain, berikut 10 tips memilih wedding organizer yang jujur!

1. Tanyakan pada teman atau keluarga yang pernah menggunakan jasa wedding organizer

AYO BACA: Hal-hal Penting yang Harus Dibahas Sebelum Menikah

Rekomendasi dari teman atau sanak famili yang pernah menggunakan jasa wedding organizer bisa jadi pertimbangan kamu dan pasangan untuk memakai jasanya.

2. Cari informasi di internet

Jangan malas untuk mencari informasi di internet terkait wedding organizer.

AYO BACA: Ini Cara Diet Cepat dan Sehat Jelang Menikah

Zaman sekarang rekam jejak digital relatif mudah untuk ditelusuri, termasuk baik buruknya jasa wedding organizer.

3. Lihat ulasan tentang wedding organizer

Salah satu rekam jejak digital wedding organizer bisa dipantau lewat ulasan orang-orang yang pernah menggunakan jasa wedding organizer tersebut.

AYO BACA: Jangan Coba! 3 Hal Ini Bisa Kandaskan Hubunganmu dengan Pasangan

4. Sesuaikan bujet dengan konsep yang ditawarkan wedding organizer

Pilih juga wedding organizer yang profilnya sesuai dengan bujet.

Jika bujet dan konsep pernikahan kamu cukup “wah”, sebaiknya pilih wedding organizer yang sudah berpengalaman.

AYO BACA: Demi Ikuti Tes SKD, Mempelai Wanita Ini Kabur dari Resepsi Pernikahan

5. Temui secara personal

Jika menggali informasi dari teman dan internet sudah dilakukan, selanjutnya ajak pihak WO bertemu secara personal.

Pada kesempatan ini, kamu dan pasangan bisa sembari melihat seberapa meyakinkan kantor dan karyawannya.

AYO BACA: Baru 3 Menit Menikah, Wanita Ini Ceraikan Suaminya

6. Cek profil wedding organizer

Ada wedding organizer yang sudah memiliki profil yang tinggi (high class), ada pula yang belum.

Dari sini, kamu dan pasangan bisa memprediksi seberapa mampu wedding organizer tersebut mengatur acaramu.

AYO BACA: Kecewa pada Wanita, Lelaki Ini Nikahi Hologram Virtual

7. Tanyakan cara kerja wedding organizer

Susun daftar pertanyaan yang akan kamu tanyakan kepada wedding organizer.

Salah satu yang paling krusial adalah cara kerja wedding organizer tersebut.

Misalnya dalam menangangi katering, dokumentasi, dan lain-lain.

AYO BACA: Wanita Ini Meninggal Setelah Melahirkan, Tapi Menyelamatkan 50 Hidup Orang Lain

8. Tanyakan portofolionya

Tanyakan pula hasil kerja atau proyek acara pernikahan yang pernah mereka tangani.

Jangan sampai 'membeli kucing dalam karung', ya!

AYO BACA: Nenek 99 Tahun Baru Terima Surat Cinta dari Tunangannya yang Hilang di PD II

9. Baca dengan seksama perjanjian kontraknya

Kamu dan pasangan juga bisa konsultasi terkait perjanjian kontrak yang ditawarkan wedding organizer. Termasuk di dalamnya tentang pembayaran, katering yang sudah termasuk dalam paket atau belum, dan sebagainya.

10. Pastikan kamu dan pasangan sudah merasa cocok dengan wedding organizer tersebut

Mintalah pendapat pasangan terkait wedding organizer yang akan dipilih. Pastikan kamu dan pasangan sudah sepakat ya, jangan sampai kamu dan pasangan malah beradu argumen lagi setelah kontrak sudah dibuat dengan pihak wedding organizer yang dipilih.

AYO BACA: Cinta Sejati! Lansia Saling Menyemangati Usai Diduga Kena Corona

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar