KPAI Bandung Barat Dorong Perda Layak Anak

  Senin, 27 Januari 2020   Tri Junari
Anak-anak bermain di taman. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM--Untuk memperkuat perlindungan terhadap hak anak secara konstitusional, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) berharap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Layak Anak segera menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Komisioner KPAI KBB, Adi Haryanto menerangkan, ketika sudah terbit perda maka perlindungan kepada anak juga akan lebih maksimal dalam pemenuhan hak-haknya. 

AYO BACA : 15 Kota/Kabupaten Jabar Raih Penghargaan Kota Layak Anak

Seperti hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, hak pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan hak kegiatan budaya. 

"KBB diharapkan menjadi daerah yang mampu mengakomodasi hak anak tanpa adanya diskriminasi,"ucap Adi disela acara pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Layak Anak (KLA) di Ngamprah, Senin (27/1/2020).

AYO BACA : Kota Bandung Raih Predikat Kota Layak Anak Tiga Kali Berturut-turut

Menurutnya, jika melihat data yang tercatat di KPAI pusat di sepanjang tahun 2011-2018 terdapat lebih dari 33.000 kasus terhadap anak di berbagai daerah. 

Belum lagi usia menikah pertama bagi perempuan masih di 19 tahun meski idealnya adalah 21 tahun dan laki-laki 25 tahun. 

Hal itu yang pada akhirnya mendorong lahirnya anak dari keluarga muda yang dikhawatirkan secara fisik maupun psikologis masih sangat labil. Oleh karenanya perlu ada perlindungan terhadap anak supaya masa depan mereka tetap terjamin. 

"Sudah selayaknya KBB memiliki Perda Kabupaten Layak Anak sesuai dengan salah satu amanat UU No 23Tahun 2002 Tentang Pelindungan Anak. Ini menjadi tugas semua pihak untuk mendorong agar terealisasi, bahkan ketika KPAI ber-audiens dengan Ketua DPRD KBB, yang bersangkutan sangat mendukung perda ini terbentuk," ucapnya.

AYO BACA : Internet di Indonesia Belum Layak Anak

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar