Menulis Bisa Dijadikan Solusi Masalah Kesehatan Mental

  Senin, 09 Desember 2019   Andres Fatubun
Acara talkshow

SUMUR BANDUNG,AYOBANDUNG.COM -- Pentingnya mengenali diri sendiri untuk mengontrol tingkat stres sangat dibutuhkan oleh semua orang. Terutama yang dialami oleh pelajar atau mahasiswa dan karyawan.

Proses menganalisa diri ini dibawa dalam acara talkshow yang digelar oleh Komunitas Siloka berkolaborasi dengan Komunitas Amstrong pada Minggu (8/12/2019) malam di Gedung Landmark Braga.

Acara yang bekerja sama dengan ayobandung.com ini mengundang tiga pemateri dengan background yang berbeda-beda. Mereka adalah Mariska Rompis sebagai psikolog, Devia Fitaloka sebagai Mental Health Survivor, dan Erin Soleha sebagai penulis buku manusia cermin sekaligus CEO dari komunitas siloka.

Erin Soleha memaparkan metode healing bisa dilakukan melalui menulis. Menurutnya, ketika seseorang mengalami kondisi yang tidak mengenakan maka bisa meluapkan emosi melalui tulisan. 

Selain bisa mengurangi beban, dengan menulis juga bisa merekam jejak seseorang. Bahkan dampaknya yang paling besar ketika tulisan sudah dipublikasikan akan bermanfaat bagi orang lain yang memang memiliki pengalaman yang sama.

Namun Erin pun tak dapat memungkiri bahwa menulis bukanlah hal yang mudah bagi semua orang, sehingga bisa dicari metode lain yang dapat dilakukan untuk mengatasi tingkat stress pada seseorang. Jadi jujur pada diri sendiri itu bukan suatu hal yang salah sebagaimana yang dipaparkan Erin.

AYO BACA : Ini Manfaat Menulis Ajaib bagi Kesehatan

“Sebetulnya kita itu sedang tidak baik-baik saja dan sebetulnya ingin menjerit. Enggak apa-apa ko kaya gitu. It’s ok not to be ok itu kerasa banget,” tambahnya.

Acara semakin hangat dalam sesi tanya jawab. Para peserta antusias memberikan pertanyaan atapun bercerita pengalaman pribadi yang dialami kepada para pemateri. Bahkan ada peserta yang menangis saat menceritakan kondisi yang pernah dialaminya.

Acara yang dihadiri oleh sekitar 60 orang peserta ini diapresiasi oleh pemateri.

“Kegiatan ini menarik untuk saya karena kita bisa lihat apa yang mereka pernah alami. Harapan saya bisa memberikan informasi bagaimana cara alur mendiagnosa kondisi yang dialami seseorang,” jelas Mariska sebagai psikolog.

Hal yang sama juga dipaparkan oleh Devia sebagai pemateri pertama dalam acara tersebut.

“Acara ini bagus karena melibatkan komunitas yang berkaitan dengan kesehatan mental. Makannya patut diapresiasi,” katanya. (Dias Ashari)

AYO BACA : Tak Sekadar Menulis, Lulusan Jurnalistik Harus Didorong Melek Bisnis

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar