Kejari Selidiki Dugaan Korupsi Terkait Kebakaran TPA Kopiluhur Cirebon

  Selasa, 03 Desember 2019   Erika Lia
Asap tebal mengepul dalam kebakaran di area TPA Kopiluhur, Kota Cirebon, pada 30 September lalu. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM- Insiden kebakaran Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Kopiluhur, Kota Cirebon, pada 30 September lalu menarik atensi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cirebon. Terendus indikasi ketidaksesuaian yang mengarah pada dugaan korupsi.

Kejari Kota Cirebon diketahui telah menaikkan status insiden kebakaran TPA Kopiluhur dari pengumpulan data (puldata) tertutup menjadi penyelidikan. 

Kepala Kejari Kota Cirebon M Syarifuddin mempertanyakan kebakaran TPA Kopiluhur dan membandingkannya dengan TPA Bantargebang.

"Apakah ada prosedur yang tidak dijalankan, kok bisa (kebakaran di TPA Kopiluhur). Sedangkan TPA Bantargebang yang terbesar se-Indonesia saja tidak pernah kebakaran," ungkapnya, Senin (2/12/2019).

Pihaknya menyoroti pengelolaan maupun prosedur yang dijalankan di TPA Kopiluhur. Menurutnya, seluruh prosedur menyangkut biaya yang dialokasikan dari anggaran negara.

Karena itu, insiden kebakaran ini diduga mengarah pada tindak pidana korupsi. Sejauh ini, Syarifuddin menyebut indikasi yang mengarah pada tindakan itu kuat.

"Kami lihat mekanisme kerja bagaimana, UPT bagaimana, prosedur pengelolaan sampah bagaimana, berapa banyak truk (sampah), prosedur pengamanan di sana bagaimana, itu semua sudah kami pelajari. Ada indikasi kuat," bebernya.

Kuatnya indikasi itu diperoleh setelah pihaknya melakukan pemeriksaan tertutup terhadap pihak-pihak yang mengelola sampah, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon.

Dia mengaku, telah melaporkan perkembangannya kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat. Selama proses penyelidikan, pihaknya akan mencari dan mengumpulkan bukti-bukti.

"Penyelidikan berlaku 30 hari, bisa diperpanjang menjadi 60 hari untuk menentukan sikap, apakah dilanjutkan ke penyidikan atau tidak," katanya.

Diketahui, kebakaran melanda sedikitnya 3 hektare area TPA Kopiluhur pada 30 September lalu.

Api berkobar selama lebih dari tujuh jam, sejak siang hingga malam hari. Petugas pemadam kebakaran kesulitan memadamkan api di lokasi, mengingat banyaknya sampah plastik kering maupun gas methan.

CAPTION:
-Asap tebal mengepul kala kebakaran di area TPA Kopiluhur, Kota Cirebon, 30 September 2019. Kejari Kota Cirebon tengah memelototi insiden itu.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar