Puluhan Anggota Muda PWI Kabupaten Bogor Dikukuhkan

  Kamis, 14 November 2019   Husnul Khatimah
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor mengukuhkan sebanyak 71 anggota muda PWI di Gedung Tegar Beriman, Komplek Pemerintahan Kabupaten Bogor, Kamis (14/11/2019). (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor mengukuhkan sebanyak 71 anggota muda PWI di Gedung Tegar Beriman, Komplek Pemerintahan Kabupaten Bogor, Kamis (14/11/2019).

Puluhan anggota muda PWI ini dikukuhkan secara simbolis lewat pemberian kartu anggota PWI oleh Ketua PWI Jawa Barat Hilman Hidayat, Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin, dan Ketua PWI Kabupaten Bogor H Subagiyo.

H Subagiyo mengatakan pengukuhan ini merupakan suatu bentuk kewajiban PWI dalam menjalankan amanah Undang-undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

AYO BACA : Apeksi Mendukung Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

"Ini adalah salah satu bentuk kewajiban kita dalam rangka menjalankan amanah undang-undang pers terutama pasal 7 bahwa setiap wartawan harus masuk organisasi yang ditetapkan oleh dewan pers," ujar Subagiyo.

Dia mengatakan, mereka yang telah dikukuhkan menjadi anggota PWI telah melalui proses penjaringan sebelum akhirnya dinilai layak mendapatkan kartu keanggotaan.

"Mereka ini tersebar di Kabupaten Bogor, mereka sudah berbadan hukum artinya sudah layak sesuai ketentuan dewan pers," kata Subagiyo.

AYO BACA : PWI Cianjur: Laporkan Polisi Oknum Wartawan Minta Sumbangan

Sementara, Hilman Hidayat dalam kesempatan itu mengingatkan dan mendorong agar seluruh anggota PWI Kabupaten Bogor mengikuti Uji Kompentensi Wartawan (UKW).

"Saya berharap ke depan PWI Kabupaten Bogor secepatnya melaksanakan UKW.  UKW itu supaya orang yang jadi wartawan layak berkegiatan jurnalistik. Mereka akan mencari data, fakta di lapangan, mengolahnya, membuat berita dan bahkan menyebarkan dengan benar," kata Hilman.

Kedepan, sambung Hilman, tantangan profesi wartawan juga akan semakin berat dan banyak undang-undang yang mengikat sehingga wartawan benar-benar harus profesional dan aktif dalam organisasi wartawan.

"Kalau wartawan gak menulis dengan benar tidak sesuai fakta di lapangan, tidak ikut organisasi sesuai aturan, maka mereka berdiri sendiri menghadapi hukum yang berlaku," kata Hilman.

AYO BACA : Pelajar SMA Ikut “Bengkel Jurnalistik” di PWI Cianjur

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar