Rupiah Rabu Sore Anjlok, Dibayangi Sentimen Negatif Global

  Rabu, 13 November 2019   Dadi Haryadi
Mata uang rupiah dan dolar AS. (Antara)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank pada Rabu (13/11/2019) sore ditutup terkoreksi melemah, dibayangi sentimen negatif global.

Rupiah ditutup melemah 25 poin atau 0,17 persen menjadi Rp14.079 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.054 per dolar AS.

AYO BACA : Selasa Sore, Rupiah Menguat di Tengah Tekanan Eksternal

Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi, mengatakan pelemahan rupiah masih dipicu oleh sentimen negatif eksternal, terutama terkait perang dagang AS-China.

"Presiden Donald Trump mengancam bahwa AS akan secara substansial meningkatkan tarif terhadap China jika tidak ada kesepakatan tercapai," ujar Ibrahim, di Jakarta.

AYO BACA : Rupiah Masih Tertahan Perang Dagang AS-China

Presiden Amerika Serikat itu mengatakan di Economic Club of New York bahwa tidak ada yang lebih banyak memanipulasi atau memanfaatkan Amerika Serikat sejak masuknya China ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada 2001.

Dari eksternal lainnya, kerusuhan politik di Hong Kong terus mendapat perhatian ketika polisi memerangi demonstran pro-demokrasi di beberapa kampus universitas di kota tersebut.

Beberapa jaringan transportasi, sekolah, dan banyak bisnis tutup pekan ini di tengah meningkatnya kekerasan di Hong Kong.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah Rp14.070 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.070 per dolar AS hingga Rp14.086 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Rabu ini menunjukkan rupiah melemah menjadi Rp14.082 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.059 per dolar AS.

AYO BACA : Rupiah Masih Lanjutkan Pelemahan

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar