Investasi Kampung Kurma Bermasalah, Investor Mengadu ke LBH Bogor

  Rabu, 13 November 2019   Husnul Khatimah
Suasana kantor PT Kampung Kurma. (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bogor membuka posko khusus pelaporan bagi investor PT Kampung Kurma yang diduga bermasalah dengan investasi yang dijalankannya.

Direktur LBH Bogor Zentoni mengatakan, posko sudah dibuka sejak Senin (11/11/2019). Hingga Selasa (12/11/2019) sebanyak 5 orang yang berasal dari Bekasi dan Jakarta telah melakukan pelaporan terkait adanya permasalahan investasi di PT Kampung Kurma.

"Sudah banyak yang menghubungi kita. Ini kita posisi sekarang adalah sedang mengumpulkan data, kan orang menelpon kalau gak ada data kan susah juga. Nah kita layani konsultasi dulu, habis itu data dikirimkan ke posko," ujar Zentoni, Selasa (12/11/2019).

Dia mengatakan, berdasarkan hasil konsultasi yang dilakukan oleh pelapor diketahui bahwa permasalahan investasi di PT Kampung Kurma adalah hasil investasi yang tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan.

Menurut Zentoni, PT Kampung Kurma yang berkantor di Kelurahan Tanah Baru, Kota Bogor ini menawarkan investasi dalam bentuk penanaman pohon kurma yang akan dibagi hasil bersama investor. Kemudian di dalam kebun kurma akan ada kavling yang digunakan untuk budidaya lele yang juga akan dibagi hasil.

"Kenyataannya gak sesuai dengan yang dijanjikan, bahkan tidak ada kavlingnya juga, beberapa tidak ada kavlingnya dan memang itu (lahan korma) terdiri dari beberapa wilayah ada di Jonggol, Jasingga, Cirebon juga ada," kata Zentoni.

Berdasarkan konsultasi dengan investor itu, Zentoni pun membuka posko pengaduan hingga permasalahan selesai.

"Kita atas nama lembaga membuka posko menampung aspirasi daripada konsumen ini untuk kita bantu memperjuangkan hak mereka," kata Zentoni.

Sementara itu, Ayobogor.com mencoba untuk meminta penjelasan kepada PT Kampung Kurma terkait investasi yang dipermasalahkan oleh sejumlah investor itu. Namun Reza selaku Legal PT Kampung Kurma yang ditemui dikantornya enggan berkomentar banyak.

"Kalau mau minta komentar ke Direktur aja besok, siang atau pagi direktur besok ada disini," kata Reza.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar