Ini Modus Tawaran Investasi yang Dilakukan Oknum Pejabat BNI Ambon

  Selasa, 12 November 2019   Fira Nursyabani
Warga melintasi layar digital promosi BNI. (ANTARA FOTO)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Tindak pidana perbankan dan pencucian uang yang merugikan nasabah hingga puluhan miliar telah terjadi di BNI Cabang Ambon belum lama ini. Penipuan itu bermodus mengajak para pemodal untuk menginvestasikan dana dengan tawaran keuntungan yang menggiurkan.

Tersangka berinisial FY yang bekerja sebagai kepala Bidang Pemasaran BNI Cabang Ambon menawarkan investasi yang tidak tercatat secara resmi di bank BUMN itu sehingga merugikan nasabah.

AYO BACA : Gandeng Banyak Merchat, BNI Syariah Mudahkan Nasabah Bertransaksi

"Pelaku juga menghubungi pengusaha-pengusaha potensial untuk menginvestasikan dananya ke BNI dengan mendapatkan cashback yang menggiurkan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, Senin (11/11/2019).

Selain merugikan nasabah, mereka juga mentransfer sejumlah uang ke beberapa rekening nasabah sehingga BNI telah dirugikan sejumlah Rp58,9 miliar. "Kejadian itu berlangsung sejak awal September hingga tanggal dilaporkan di mana total transfer sejumlah Rp58,9 miliar," katanya.

AYO BACA : Kasus Pembobolan BNI 46 Bukti Manajemen Risiko Masih Minim

Dalam aksinya, FY dibantu anak angkatnya berinisial SP serta empat kepala Cabang Pembantu BNI di Tual, Masohi, Dobo, dan Mardika. Aksi para tersangka terbongkar setelah bank BUMN itu mengaudit dan menggelar penyelidikan.

Keenam pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan penyidik kini tengah mengembangkan kasus itu untuk mencari pihak-pihak lain yang terlibat. Dedi mengimbau masyarakat untuk berinvestasi melalui mekanisme resmi perbankan.

"Diimbau kepada masyarakat agar dalam menginvestasikan dana atau menabung di bank, dilakukan sesuai mekanisme yang benar, langsung ke bank dan tidak tergiur dengan rayuan oknum-oknum pegawai bank untuk berinvestasi di luar mekanisme perbankan," ujar dia.

AYO BACA : Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru Pembobol BNI 46

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar