Gerindra Tegaskan Akan Jemput Habib Rizieq Jika Prabowo Presiden

  Senin, 11 November 2019   Republika.co.id
Imam besar FPI Habib Rizieq Sihab. (Ayobandung.com)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Partai Gerindra menegaskan akan menjemput Habib Rizieq jika Prabowo Subianto berhasil menjadi Presiden dalam Pemilu Presiden 2019.

Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab mengungkapkan penyebab dirinya dicekal pemerintah Arab Saudi.  Menurutnya, hal itu atas permintaan pemerintah Indonesia. Namun, Partai Gerindra yang awalnya akan membantu Habib Rizieq pun membantah adanya pencekalan tersebut.

"Sesuai dengan keterangan pemerintah sebenarnya tidak ada pencekalan. Imigrasi pun dari sebelum pelantikan presiden Habib Rizieq sudah dipersilakan pulang tidak ada pencekalan," kata Wasekjen Partai Gerindra Andre Rosiade, seperti diberitakan Republika.co.id, Senin (11/11/2019s).

AYO BACA : Alumni 212 Minta Menhan Prabowo Pulangkan Rizieq Shihab

Kemudian, mengenai janji Prabowo dan Gerindra terkait kepulangan habib Rizieq Shihab,  Andre menegaskan, janji itu itu disampaikan jika Prabowo menjadi presiden. Ketika itu, mantan Danjen Kopassus itu berjanji akan menjemput langsung Habib Rizieq jika dirinya terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia.

"Pak Prabowo berjanji kalau beliau jadi Presiden akan menjemput langsung Habib Rizieq tapi permasalahannya kan beliau tidak menjadi presiden itu yang harus dipahami," jelas Andre.

Selain pihak Imigrasi yang memastikan tidak ada pencekalan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD juga telah memberikan pernyataan terkait hal ini. Menurut Andre, Mahfud MD mengatakan, jika memang ada pencekalan, silakan kirim surat pencekalan tersebut ke kantornya.

AYO BACA : Mahfud MD Minta Surat Pencekalan Habib Rizieq Dikirim ke Kantornya

"Jadi, nanti ketahuan siapa yang menyuruh mencekal kalau memang ada pencekalan. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) juga menegaskan pencekalan tidak ada, jadi sudah clear," tutur Andre.

Terkait keamanan, Andre menegaskan, setiap Warga Negara Indonesia dijamin dan dilindungi oleh negara. Bahkan, kata Andre, hal itu tertuang dalam pembukaan Undang-undang Dasar 1945 yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Jadi, kata Andre, soal keamanan negara menjaminnya dan bertanggung jawab.

"Apalagi saat ini situasi sudah kondusif,  politik juga sudah kondusif. Sekarang kita bahu-membahu membangun bangsa negara khususnya menghadapi tantangan ekonomi yang begitu berat," ungkap Anggota DPR Fraksi Gerindra itu.

Justru, lanjut Andre, saat inilah momentum bagi Habib Rizieq untuk pulang ke Tanah Air. Pemerintah sendiri memiliki keinginan membantu kepulangan Habib Rizieq. Dengan demikian, tidak ada yang berniat menghalangi Habib Rizieq kembali ke Tanah Air.

"Jadi, sebenarnya sudah clear, silakan Habib Rizieq untuk pulang ke Indonesia," kata Andre.

AYO BACA : Viral Video Habib Rizieq, Ini Tanggapan MUI Jawa Barat

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar