DN Tak Izinkan Nia Maju Pilkada

  Minggu, 10 November 2019   Mildan Abdalloh
Dadang M Naser. (istimewa)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Nama Kurnia Dadang Naser muncul sebagai orang yang akan mengambil formulir pendaftaran bakal Calon Bupati Bandung dari Partai Golkar.

Munculnya nama istri Bupati Bandung Dadang Naser tersebut dilontarkan oleh Ketua Tim Seleksi Bakal Calon Bupati Bandung DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Cecep Suhendar.

"Ada beberapa orang yang katanya akan mengambil formulir pendaftaran. Ferry Sandiana, Dadang Supriatna, Yoga, Anang Susanto, Deding Ishak, Kurnia Dadang Naser dan Dadan Sunandar Sunarya," tutur Cecep, Minggu (10/11/2019).

AYO BACA : 4 Orang Ambil Formulir Pendaftaran Bupati Bandung

Menanggapi hal tersebut Dadang Naser mengatakan bahwa sebenarnya dia tidak menginginkan istrinya yang akrab disapa Nia tersebut untuk turut terjun dalam Pilkada.

"Sebagai suami, saya tetap tidak mengizinkan bu Nia jadi calon Bupati," tutur Dadang.

Ada dua pertimbangan yang menjadikan DN (sapaan akrab Dadang Naser) tidak menghendaki Nia untuk menjadi Calon Bupati.

AYO BACA : Dadang Naser Sebut Lima Orang Minat Diusung Golkar

"Satu, saya ingin memberi kesempatan kepada kaum pria. Bukan masalah jender, tapi saya berkeyakinan kalau Arrizalu Qowamuna Ala Nissa sebagai bentuk kepemimpinan," ujarnya.

Alasan kedua Dadang tidak merestui Nia untuk jadi Calon Bupati, karena masalah dampak yang akan terjadi.

"Akan ada gonjang-ganjing," ucapnya.

Namun kata DN, dari pihak DPP dan DPD Partai Golkar Jawa Barat meminta agar Nia meneruskan tongkat kepemimpinan di Kabupaten Bandung.

"Kata DPP dan DPD Partai Golkar (Jawa Barat), Nia ada survey yang bagus," katanya.

Sebagai kader partai, kata DN, maka harus tunduk dan patuh jika partai menghendaki istrinya untuk maju dalam Pilkada.

AYO BACA : Golkar Akan Lakukan Penjaringan Bakal Calon Bupati Bandung

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar