Warga Cimahi dan KBB Resah, Curanmor Kembali Marak

  Jumat, 08 November 2019   Tri Junari
ilustrasi (www.metrobatam.com)

CIMAHI SELATAN, AYOBANDUNG. COM -- Kasus pencurian kendaraan bermotor jenis roda dua marak terjadi di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Aksi curanmor ini bukan hanya di perkotaan, maling menyasar hingga wilayah perkampungan warga.

Warga Kampung Cibuntu, Desa Cilame, KBB misalnya, dalam waktu kurang dua bulan, dua motor warga raib digondol maling. Mereka kerap beroperasi pada dini hari menjelang pagi.

Habibi (28) salah satu korban pencurian mengaku, motor jenis honda matik hilang terparkir di garasi. Pelaku diprediksi membawa motor menjelang subuh.

"Pas pagi-pagi motor udah nggak ada, saya tanya penjaga dan tetangga kosan tidak ada yang mengetahui," ungkap dia, Jumat (8/11/2019).

Sebelum dirinya, tutur Habibi, tetangga beda RT juga kehilangan motor pada dini hari. Motor beat keluaran terbaru raib digondol maling.

Di Cimahi, aksi curanmor terjadi di Komplek Nusa Persada, RW 13, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Kamis (7/11/2019) jam 05.00 WIB.

AYO BACA : Gasak Motor dalam 15 Detik, Pelaku Curanmor Dibekuk di Tasik

Mereka beraksi setelah 30 menit portal dibuka satpam komplek. Motor dengan nopol D 6022 SBC itu milik Maryo (45) yang berprofesi sebagai ojek online.

"Kejadiannya sekitar jam 5 subuh. Biasanya saya selalu ke masjid, tapi sebelum kejadian saya bablas, baru bangun jam 05.30 WIB. Istri juga bangun jam segitu, pas mau buka gordyn lihat pagar sudah terbuka. Setelah dicek motor sudah hilang," ujar Maryo saat ditemui di kediamannya.

Ia tak mendengar ada bunyi saat pelaku membuka pagar rumahnya. Kasus tersebut pun sudah dilaporkannya ke pihak kepolisian.

"Sudah dilaporkan juga, tapi ya namanya musibah mau bagaimana lagi. Padahal selama tinggal disini engga pernah ada pencurian," bebernya.

Menurut Rizki Herdian, salah satu petugas siskamling, dugaan dua orang sebagai pelaku pencurian lantaran sempat terekam kamera CCTV. Dalam rekaman, terlihat dua orang mondar-mandir sejak pukul 04.00 WIB.

"Tapi kita nggak curiga juga, karena biasanya memang ada warga yang sudah keluar jam segitu. Kalau dari rekaman pelaku pakai motor juga, terus sempat ada warga lain yang lihat mereka nongkrong di depan rumah korban," tuturnya.

AYO BACA : 4 Pelaku Curanmor Dibekuk Polsek Arcamanik

Menurutnya, selama hampir 2 tahun tidak ada kasus pencurian yang terjadi, apalagi setelah disiagakan petugas siskamling dan ditambah CCTV.

"Untuk CCTV sebetulnya sangat membantu. Tapi yang ada disini baru 1 titik, masih kurang sekitar 4 titik lagi," tandasnya.

Atas maraknya kasus curanmor, Jajaran Unit Reskrim Polsek Cimahi Selatan sedang melakukan pengembangan terkait kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di Komplek Nusa Persada, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

"Korban atas nama Maryo sudah membuat laporan dan sudah kami terima laporannya. Sekarang kami sedang langsung pengembangan untuk kasus tersebut," ujar Kanit Reskrim Polsek Cimahi Selatan, AKP Yogaswara saat dihubungi.

Pengembangan kasus tersebut berbekal rekaman CCTV yang merekam dua orang terduga pelaku sebelum melakukan aksi pencurian.

"Ada juga saksi mata yang lihat terduga pelaku itu 30 menit sebelum kejadian mondar-mandir, terus diam di depan rumah korban. Tapi tidak curiga, jadi tidak ditegur," kata Yoga.

Menurut Yoga, daerah Leuwigajah menjadi salah satu titik rawan aksi pencurian, baik curanmor, curas, maupun curat. Pihaknya mengimbau warga lebih aktif melaksanakan siskamling.

"Minimal antisipasi tindak kriminal itu dari siskamling dulu. Kalau bisa pasang CCTV juga karena sangat membantu tugas polisi kalau ada kasus pencurian," tegasnya.

AYO BACA : Kaki Pelaku Curanmor Ditembak Polsek Cisarua

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar