Larangan Cadar dan Cingkrang ASN Jangan Meluas

  Kamis, 07 November 2019   Tri Junari
Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rismanto. (Tri Junari/Ayobandung.com)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM--Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rismanto memandang keputusan Menteri Agama, Fachrul Razi soal larangan celana cingkrang dan cadar wajar jika berlaku di Aparatur Sipil Negara (ASN). 

AYO BACA : Rismanto Resmi Jadi Ketua DPRD Bandung Barat Periode 2019-2024

Namun, jika aturan itu meluas diterapkan pada masyarakat non ASN akan berbenturan dengan hak pribadi seseorang sesuai keyakinannya. 

AYO BACA : Menag Diminta Hati-hati Soal Cadar dan Celana Cingkrang

"Peraturan ini perlu dihargai, asalkan jangan meluas konteks di luar ASN. Berbusana itu merupakan hak pribadi setiap orang," kata Rismanto, Kamis (7/11/2019).

Rismanto yang juga politisi PKS menilai aturan celana cingkrang dan cadar ini tentunya sudah dikaji terlebih dahulu dan diyakini membawa perubahan yang positif pada pembinaan ASN. 

larangan memakai celana cingkrang bagi ASN pria dan cadar bagi wanita belum bisa disebut mencederai nilai demokrasi. 

"ASN punya aturan internal, kalau ini (larangan) diterapkan kepada non - ASN, ini yang harus kita kaji kembali, aturan ini jangan dipaksakan untuk cakupan yang lebih luas," katanya.

AYO BACA : Polemik Pelarangan Cadar dan Celana Cingkrang, Jokowi Angkat Bicara

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar