Milenial Indonesia Belum Melek Rencana Keuangan

  Rabu, 06 November 2019   Nur Khansa Ranawati
Ilustrasi pengelolaan keuangan. (pixabay.com)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM--Saat ini, mayoritas penduduk yang masuk dalam kategorisasi usia milenial di Indonesia belum memiliki pengetahuan yang cukup mengenai perencanaan keuangan. Sebanyak 60% milenial tercatat belum memilki perencanan keuangan yang baik.

Hal tersebut diungkap oleh Chief Executive Officer (CEO) start-up berbasis literasi keuangan, Halofina, Adjie Wicaksana. Dia mengatakan, saat ini bila merujuk pada pola belanja (spending) milenial di Jakarta, hal yang paling banyak menguras pendapatan milenial adalah kebutuhan sehari-hari dan hiburan.

"Paling banyak habis untuk kebutuhan sehari-hari seperti makan. Kedua untuk hiburan seperti ngopi dan jalan-jalan," ungkapnya ketika ditemui di Block71 Coworking Space Bandung, Rabu (6/11/2019).

AYO BACA : Finansialku.com Gandeng Ayo Media Network Gelar Literasi Keuangan di Semarang

Uang yang dihabiskan untuk hiburan tersebut, dia mengatakan, dapat mengambil pos pengeluaran yang cukup besar.

"Bisa sampai jutaan bila merujuk pada milenial yang memiliki kisaran gaji Rp8 hingga Rp10 juta per-bulan," ungkapnya.

Adjie menyebutkan, membelanjakan penghasilan pada hiburan atau hal yang meyenangkan pada dasarnya diperlukan. Kecenderungan besarannya akan berbeda pada setiap orang.

AYO BACA : Supaya Uang Enggak Langsung Ludes Usai Gajian

Namun, dia mengatakan, hal yang paling penting untuk dilakukan adalah membatasi pengeluaran hiburan tersebut agar tetap sesuai dengan alokasi anggaran yang telah ditetapkan.

"Intinya lebih kepda berapa besaran yang bisa dikeluarkan. Boleh, tapi harus diatur dan sesuai dengan budget," jelasnya.

Dirinya menyebutkan, besaran alokasi dana yang umum digunakan adalah 4-3-2-1. Sebanyak 40% untuk pengeluaran sehari-hari, 30% cicilan produktif seperti rumah dan aset lainnya, 20% dana masa depan seperti pendidikan anak, umroh dan sebagainya, serta 10% untuk zakat dan pajak.

"Tidak perlu se-baku itu, tapi yang jelas alokasi dana harus ada," jelasnya.

AYO BACA : Begini Cara Ajarkan Pengelolaan Uang kepada Anak

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar