Remaja di Amerika Dikeluarkan dari Sekolah Lantaran Sakit Akibat Vape

  Selasa, 05 November 2019   Republika.co.id
Ilustrasi (pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Seorang remaja asal Indiana, Amerika Serikat mengaku dikeluarkan dari sekolah usai dilaporkan ke klinik sekolah saat mengeluhkan sakit akibat menggunakan vape. Remaja atas nama Kegan Houck itu bersekolah di SMA Owen Valley.

Houck merasa mual setelah menggunakan alat vape milik temannya di toilet sekolah pada 30 September. Setelah muntah, ia pergi ke klinik sekolah.

Pihak perawat membawa Houck ke rumah sakit karena dianggap perlu penanganan lebih intensif. Tercatat, kadar oksigen Houck saat itu hanya 70 persen dari angka normalnya 90 persen.

AYO BACA : Akibat Vape, Seorang Remaja di Amerika Meninggal Dunia

Houck akhirnya didiagnosis menderita gangguan paru, yaitu pneumonitis. Penyakitnya diduga muncul usai menggunakan vape.

Houck mengklaim vapenya hanya mengandung nikotin. Tapi pihak sekolah membantahnya. Pihak sekolah menduga vape Houck mengandung zat psikoaktif, THC yang serupa dengan zat pada ganja.

Ibu Houck, Shannon Houck, mengakui kesalahan anaknya. Akan tetapi, putusan sekolah yang mengeluarkan anaknya dirasakan tak tepat karena malah menimbulkan preseden buruk.

AYO BACA : Penyalahgunaan Narkoba Vicky Nitinegoro Diduga Berasal dari Vape

"Saya tahu dia salah, tapi masa kita harus mengajarkan mereka jangan ke klinik sekolah atau petugas sekolah jika mengalami sakit sebab hal itu malah membawa masalah," katanya dilansir dari Fox News, Selasa (5/11).

Shannon mencoba mengembalikan anaknya ke sekolah. Usaha mendekati pihak sekolah sudah dilakukan, tapi usaha itu belum berhasil.

"Ini benar-benar mimpi buruk," ujarnya.

Hingga saat ini, pihak sekolah belum memberi tanggapan apapun atas kasus ini.

AYO BACA : Tingkat Kesehatan Menurun, Korsel Desak Masyarakat Setop Vape

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar