Soal Pemekaran Wilayah, Uu Sebut Jabar Lebih Matang dari Papua

  Senin, 04 November 2019   Fira Nursyabani
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum. (Instagram/@ruzhanul)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengatakan wilayah Jabar lebih matang untuk melakukan pemekaran wilayah dibandingkan Papua. Hal ini disampaikan Uu setelah pemerintah pusat membahas mengenai daerah otonomi baru (DOB) untuk Papua.

"Kenapa Papua begitu cepat dan langsung dibahas di tingkat kementerian? Kami orang Jawa Barat merasa cemburu," ujar Uu, Minggu (3/11/2019).

AYO BACA : Uu Ruzhanul Ingin Jokowi Pertimbangkan Kementerian Pesantren

Menurut Uu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar telah lama mengajukan syarat-syarat pemekaran wilayah. Perencanaan pembentukan DOB, kata dia, juga sudah sampai tahap pembahasan dan rekomendasi di DPRD, pembagian batas wilayah, hingga pembagian aset.

"Di kami itu semua sudah jelas. Tasik Selatan, Bogor Barat, ... ibu kotanya sudah jelas," ungkapnya.

AYO BACA : Bupati Indramayu Ditangkap, Uu: Jangan Cari Keuntungan Pribadi

Uu meminta pemerintah pusat bisa berlaku adil dan tidak menganakemaskan provinsi tertentu. "Kok ada provinsi yang dianakemaskan. Saya minta keadilan pemerintah pusat untuk DOB," kata Uu.

Dia menjelaskan, Jabar merupakan provinsi yang memiliki penduduk terbanyak di Indonesia. Menurutnya, idealnya Jabar memiliki 40 kabupaten/kota.

Diketahui ada 12 DOB yang sedang diperjuangkan di Jabar, di antaranya Bogor Barat, Sukabumi Selatan, Garut Selatan, dan Tasikmalaya Selatan. Uu mengaku yakin jika pemekaran disetujui, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya akan lebih baik.

"Karena sudah jelas, kalau ada pemekaran, Jawa Barat ini perkembangannya sangat cepat," ucapnya.

AYO BACA : Mahasiswa Unpas Soroti Pencapaian Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar