Soal Kabinet Jokowi, Amien Rais: Saya Masih Menahan Diri

  Senin, 28 Oktober 2019   M. Naufal Hafizh
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. Amien Rais masih menahan diri untuk mengkritik Kabinet Jokowi Jilid II atau Kabinet Indonesia Maju (Antara Foto/Sigid Kurniawan)

YOGYAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengaku masih menahan diri untuk mengkritik Kabinet Indonesia Maju. Dia memilih untuk memberikan waktu kabinet tersebut merealisasikan janjinya.

"Sementara ini saya masih menahan diri karena saya harus fair, harus sportif. Berikan dulu waktu untuk konsolidasi dan lain-lain. Kalau ternyata sudah enam bulan jebulnya tidak bisa apa-apa nanti kita buat perhitungan," kata Amien, di Yogyakarta, Minggu (27/10/2019).

AYO BACA : Amien Rais Tuding Pemindahan Ibu Kota Tunggu Kajian dari Cina

Menurut Amien, Kabinet Indonesia Maju tidak perlu buru-buru dikritik. Kabinet yang baru saja dibentuk Presiden Joko Widodo itu perlu diberi waktu merealisasikan cita-cita yang dijanjikan enam bulan hingga satu tahun ke depan.

"Jangan belum apa-apa ini (dianggap) kabinet yang tidak profesional, kabinet karut marut, kabinet yang membuat banyak problem tidak nendang, dan lain-lain," kata dia.

AYO BACA : Amien Rais Tegaskan Posisi Oposisi Lebih Bermartabat

Namun, apabila setelah batas waktu tersebut ternyata tidak kunjung menunjukkan mutu sesuai cita-cita yang dijanjikan maka perlu dikritik.

"Kalau jelas tidak bermutu tidak sesuai cita-cita yang dijanjikan maka mengapa tidak lantas kita mengambil peran yang lebih nyata lagi supaya dijewer kalau sampai tidak deliver. Tidak deliver artinya tidak melaksanakan janji-janjinya itu," kata Amien.

Sementara itu, terkait masuknya Prabowo Subianto dalam Kabinet Indonesia Maju, Amien mengaku tidak merestui juga tidak menentangnya. "Kalau saya bapaknya Prabowo, saya merestui. Saya enggak merestui, tidak menolak, tidak melawan juga," kata Amien.

AYO BACA : Seorang Pemuda Gantikan Amien Rais, Jalan dari Yogyakarta ke Istana Merdeka

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar