1.200 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang

  Senin, 21 Oktober 2019   Mildan Abdalloh
Sejumlah rumah rusak akibat angin kencang di Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Senin (21/10/2019). (Kavin Faza/Ayobandung.com)

PANGALENGAN, AYOBANDUNG.COM -- Angin kencang yang terjadi di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Minggu (20/10/2019) malam membuat lebih dari seribu rumah mengalami kerusakan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung, Enjang mengatakan setidaknya 1.200 rumah mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang.

"Data sementara yang kami terima, ada 1.200 rumah rusak sedang, ringan dan berat," tutur Enjang, Senin (21/10/2019).

AYO BACA : Kesaksian Warga Pangalengan: Angin Bergemuruh, Suasana Mencekam

Terdapat juga 5 SD di Pangalengan yang juga mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang.

Rata-rata genting rumah berantakan akibat disapu tiupan angin kencang pada Minggu (20/10/2019) malam tersebut.

"600 pohon tercatat tumbang," ujarnya.

AYO BACA : Diterjang Angin Kencang, Warga Pangalengan Tinggal di Luar Rumah

Akibat pohon tumbang, Jalan Pangalengan-Kertasari terputus karena batang pohon menghalangi jalan.

Menurut Enjang, pihaknya melakukan evakuasi dengan cara memotong batang pohon yang tumbang mengahalangi jalan.

"Rata-rata pohon yang tumbang berdiameter 1 meter dan panjang 16 meter. Itu menjadi kesulitan melakukan evakuasi," katanya.

Dengan kejadian tersebut, pihaknya berharap agar pihak PTPN yang merupakan pemilik pohon segera melakukan peremajaan. Mengingat banyak pohon yang telah berusia tua dan keropos, sehingga rawan tumbang ketika diterjang angin kencang.

AYO BACA : Angin Kencang Sapu KBB, Bangunan Rusak dan Pohon Bertumbangan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar