Cimahi Aman dari Anak Kecanduan Gawai

  Kamis, 17 Oktober 2019   Tri Junari
Ilustrasi anak kecanduan gawai. (istimewa)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM--Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi menyebutkan, sampai saat ini belum ada laporan mengenai adanya anak asal Cimahi yang mengalami gangguan kejiwaan akibat kecanduan bermain gadget atau gawai.

"Kalau untuk kecanduan game sementara belum ada laporan dari Puskesmas," kata Sekretaris Dinkes Kota Cimahi, Chanifah Listyarini saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Kamis (17/10/2019).

AYO BACA : Kecanduan Gawai Timbulkan Gangguan Jiwa pada Anak

Meski belum ada laporan korban asal Kota Cimahi, kata Rini, sapaan Chanifah Listyarini, ke depan pihaknya akan memberikan program penambahan wawasan kepada petugas Puskesmas seputar gejala anak yang kecanduan gawai.

"Saya akan melakukan penambahan wawasan kepada teman-teman yang ada di Puskesmas untuk bisa mengenali gejala dini akibat pemakaian gadget,"ujarnya.

AYO BACA : Anak Kecanduan Gadget, Ini 5 Dampak Buruknya

Idealnya, lanjut Rini, waktu anak bermain dengan gawai itu maksimal dua jam dalam sehari. Untuk itu, orang tua harus bisa menerapakn pola waktu tersebut terhadap anak.

Sebab, selain akan mengubah pola pikir anak hingga berujung stres, pemaiakan gawai dalam waktu lama juga akan berdampak buruk terhadap kesehatan mata. 

"Bisa juga stres, gangguan mata yang paling jelas. Seharusnya paling lama itu anak sejam dua jam," imbuhnya.

AYO BACA : Kenali Tanda-tanda dan Dampak Negatif Anak Kecanduan Gadget

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar