Imbang 1-1, Bandung United Pertanyakan Gol Persita

  Kamis, 17 Oktober 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Bandung United harus puas ditahan imbang 1-1 Persita Tangerang di laga terakhirnya di Liga 2 2019, di Stadion Siliwangi, Kamis (17/10/2019). Sedianya, gol perdana terlebih dicetak tuan rumah, Bandung United melalui Mohammad Rezam Baskoro di menit 74. Namun gol balasan akhirnya dibukukan tim berjuluk Pendekar Cisadane itu di menit 82 melalui Asep Budi Santoso.

AYO BACA : Ditahan Imbang Bandung United, Persita Lolos 8 Besar Liga 2

Menangapi hasil imbang itu, Pelatih Bandung United, Budiman Yunus menilai, sesungguhnya dirinya masih meragukan gol yang berhasil dibukukan tim berjuluk Pendekat Cisadane itu.  Budiman menilai, gol yang terjadi di menit 82 melalui Asep Budi Santoso cukup kontroversial. Lantaran dari pengamatannya gol tersebut lebih dulu mengenai tangan sang pemain.

AYO BACA : Meski Degradasi, Bandung United Berhasil Tahan Imbang Pemimpin Klasemen

"Gol Persita masih ada pertanyaan. Apakah itu pakai tangan, karena saya lihat golnya pakai tangan. Makanya kita pas ada gol semua (pemain) kejar wasit, karena semua pemain belakang lihat golnya pakai tangan bukan pakai kepala. Untuk lebih jelas kita nanti bisa lihat highlight, kita bisa lihat nanti," ungkap Budiman dalam konfererensi pers usai laga di Stadion Siliwangi, Kamis (17/10/2019) petang.

Meski begitu, Bandung United sedianya sempat memimpin perolehan skor 1-0. Namun jelang 10 menit akhir waktu normal, Rezam Baskoto cs  harus menerima kenyataan pahit lantaran gagal mengantongi kemenangan di laga terakhinya di Liga 2 2019.

Budiman mengakui, penyebab timnya ditahan imbang Persita karena gugup dan kurang percaya diri saat memimpin skor. Budiman menilai, hal ini muncul karena minimnya jam terbang dan ketahanan mental pemain Bandung United. Maklum, tim satelit Persib Bandung itu didominasi para pemain muda yang masih minim pengalaman dan jam terbang.

"Itu lah pemain-pemain yang perlu jam terbang, penguatan mental. Anak-anak harusnya setelah memimpin 1-0 itu harus lebih percaya diri lagi, lebih berani lagi main. Anak-anak pas ada corner panik dan antisipasi penjaga gawang juga kurang komunikasi. Tapi ini lah anak-anak muda kami yang masih butuh pengalaman dan jam terbang," ujarnya.

AYO BACA : Bandung United di Ambang Degradasi, Bagaimana Nasib 4 Pemain Pinjaman Persib?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar