Polisi Amankan Senjata Laras Panjang dari Rumah Terduga Teroris di Rancasari

  Selasa, 15 Oktober 2019   Faqih Rohman Syafei
Rumah kontrakan terduga teroris di Jalan Manjahelaga RT01 RW12, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Senin (14/10/2019) malam. (Faqih Rohman/ayobandung)

RANCASARI, AYOBANDUNG.COM -- Densus 88 anti teror melakukan penggeledahan terhadap rumah kontrakan terduga teroris di Jalan Manjahelaga RT01 RW12, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Senin (14/10/2019) malam.

Dari penggeledahan tersebut ditemukan sejumlah barang bukti di antaranya senjata api dan buku-buku terkait Jihad. Barang-barang tersebut kemudian turut diamankan oleh anggota untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Yang diamankan, tiga senjata laras panjang, dua pistol FM, tiga peredam pistol, tiga setengah dus peluru, sama buku tentang agama. Ada pisau atau bayonet, ujar Ketua RT01, Aam Rohiman (45) saat ditemui ayobandung di rumahnya, Senin (14/10/2019).

Aam mengatakan proses penggeledahan berlangsung kondusif sekitar satu jam oleh anggota dengan bersenjata lengkap. Dia dan ketua RW12 turut mendampingi penggeledahan tersebut, sebagai saksi. 

"Kurang lebih sekitar satu jam pengggeledahannya oleh polisi, penggeledahan di mulai sekitar pukul 21.30 WIB," katanya. 

Dia menyebutkan terduga teroris tersebut sebelumnya telah diamankan oleh anggota Densus 88 anti teror sekitar pukul 12.30 WIB. Anggota dengan cepat meringkus terduga, sehingga tidak terjadi perlawanan. 

"Katanya yang ditangkap siang, anak buah Ade Ale Sopari yang ditangkap di Grand Sharon. Keterkaitannya pengembangan dari Antapani, Sharon dan Saturnus Regency," katanya.

Aam menjelaskan terduga teroris merupakan warga pendatang yang berjualan makanan di rumah kontrakan tersebut. Terduga baru mendiami rumah tersebut sejak empat hari lalu. 

"Warga pendatang yang ngontrak. Saya gak tahu namanya, disini baru empat hari datang Jumat lalu, gak pernah bergaul juga sama orang sini," jelasnya.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, terduga teroris ini akan melancarkan aksinya pada 20 Oktober 2019 mendatang. Diduga akan melakukan serangan untuk menggagalkan pelantikan presiden. 

"Katanya orang ini tanggal 20 nanti mau ngalangin buat pelantikan presiden, begitu dari informasinya," pungkas Aam.

Selain di Jalan Manjahlega, Densus 88 Anti Teror pun menggeledah sebuah rumah mewah di di Perumahan Grand Sharon, Jalan Sharon Selatan, Rancasari, Kota Bandung pada waktu yang hampir bersamaan. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun sebanyak tiga orang terduga teroris lainnya di tangkap di Kota Bandung. Ketiganya yakni N, JJ dan AAS. Diduga mereka termasuk dalam kelompok JAD Bandung. 
 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar