39.977 Peserta BPJS Kesehatan KBB Dihapus

  Rabu, 09 Oktober 2019   Tri Junari
Petugas melayani warga di Kantor Pelayanan BPJS Kesehatan. Pemerintah akan menerapkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan pada 1 Januari 2020 terhadap peserta non Penerima Bantuan Iuran (PBI) yakni dari sebelumnya Rp80.000 menjadi Rp160.000 untuk kelas I dan dari sebelumnya Rp51.000 menjadi Rp110.000 untuk kelas II. (Antara)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM--Sebanyak 39.977 peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) melalui jalur Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan di Kabupaten Bandung Barat dihapus pemerintah pusat.

Kepala Dinas Sosial KBB Heri Partomo mengungkapkan, penghapusan peserta PBI JKN-KIS tersebut berdasarkan laporan yang diterimanya pada pekan lalu. Dari total 608.276 jiwa yang mendapatkan bantuan tersebut, 39.977 di antaranya dinonaktifkan.

"Ini berdasarkan SK Mensos Nomor 79 Tahun 2019. Jadi, ada puluhan ribu yang dihapuskan karena data tidak sesuai, seperti sudah meninggal, invalid, dan pindah segmentasi dari kelas III ke kelas II," ujar Heri, Rabu (9/10/2019).

AYO BACA : Pemerintah Siapkan Sanksi Otomatis untuk Penunggak BPJS Kesehatan

Terkait dengan keputusan tersebut, dia mengungkapkan, pihaknya melakukan verifikasi dan validasi data terhadap penerima bantuan yang kepesertaannya dinonaktifkan tersebut dengan mengecek langsung ke lapangan.

Untuk melakukan validasi data, pihaknya dibantu tenaga kesejahteraan sosial kecamatan di setiap kecamatan. Petugas  juga mencatat data warga penerima JKN yang sudah tak layak lagi mendapatkannya. 

"Jika ketika kroscek di lapangan ditemukan warga yang masih berhak menerima, tentu akan kami ajukan kembali ke pusat agar kepesertaannya diaktifkan kembali," tuturnya.

AYO BACA : Serikat Pekerja Tuntut Pembubaran BPJS Kesehatan

Dalam melakukan validasi data, Heri mengungkapkan, pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin agar program tersebut tepat sasaran. Sebab, program itu diperuntukkan bagi warga golongan prasejahtera.

"Verifikasi dan validasi data ini terus berjalan dan dilakukan secara berkala. Namun kali ini, kami fokuskan dulu untuk mendata mereka yang kepesertaan JKN-KIS-nya dihapuskan," ujar Heri.

Di Bandung Barat, masyarakat yang sudah ter-cover JKN yang dikelola BPJS Kesehatan masing-masing memegang Kartu Indonesia Sehat. 

Sejumlah rumah sakit yang menerima pelayanan dengan kartu tersebut yaitu RSUD Cililin, RSUD Lembang, RSUD Soreang, RS Cicendo, RSJ Provinsi Jawa Barat Cisarua, RS Rotinsulu, dan RS Hasan Sadikin Bandung.

AYO BACA : BPJS Kesehatan, Masih Sehatkah Engkau?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar