Begini Tips Berburu Pekerjaan di Job Fair

  Rabu, 09 Oktober 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Sejumlah pelamar mengisi formulir lowongan pekerjaan di stand perusahaan swasta, di Karir Expo Bandung 2019, Rabu (9/10/2019). (Eneng Reni Nuraisyah Jamil/Ayobandung.com)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pergi ke job fair alias event pencarian kerja adalah salah satu usaha untuk bisa mendapatkan pekerjaan di perusahaan idaman. Dalam event pencarian kerja ini pula, tak jarang kamu bisa langsung melihat lowongan kerja di perusahaan dan mendaftar langsung, bahkan mengikuti walk in interview.

Namun untuk berburu pekerjaan secara efektif nan jitu, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan supaya bisa memberikan kesan pertama yang baik pada rekruter. 

AYO BACA : Ribuan Pelamar Antusias Ikuti Karir Expo Bandung 2019

Koordinator Event Karir Expo Bandung, Darmawan menyampaikan, saat seorang kandidat pelamar datang ke event bursa lowongan kerja, pertama-tama, sang pelamar harus berpenampilan baik untuk meningkatkan kesan positif dan kesempatan bekerja di perusahaan yang diinginkan.

Praktis, istilah 'dress to impress' menjadi hal mutlak untuk memberikan keran impresif termasuk dalam konteks wawancara kerja. Alhasil, Darwaman menyampaikan, meskipun lokasi dan lingkungan saat job fair membuat kamu lelah, berkeringat, dan tidak fokus, tetap jaga penampilan untuk membuat rekruter terkesan.

AYO BACA : Catat! Lakukan Tiga Persiapan Ini Untuk Mengikuti Bursa Kerja

Darmawan mencontohkan, para calon pelamar kerja direkomendasikan untuk berpakaian rapi dan bersih seperti akan benar-benar pergi bekerja. Namun terpenting, Darmawan juga menyampaikan, sang pelamar harus mampu menjaga perilaku dan etika saat mencoba melamar pekerjaan. Pasalnya rekruter juga akan tetap memperhatikan hal tersebut sebagai poin penilaian.

"Kalau dari sisi pandangan kita sebagai penyelenggara, kalau datang ke job fair itu datang dengan pakaian rapi. Ketika memberikan cv juga menggunakan kata-kata yang baik aja. Jaga sikap, tidak arogan, harus mau antre, kadang kan pasti antre buat drop cv. Nah kadang HRD juga liat itu sih, lebih ke bagaimana juga etika pencari kerja itu," ungkap Darmawan saat ditemui Ayobandung.com, Rabu (9/10/2019).

Darmawan juga menyampaikan, satu kunci lain yang wajib diperhatikan saat ikut dalam Job Fair, yakni para pelamar tidak perlu mencetak puluhan cv kemudian melamar sebanyak-banyaknya ke perusahaan. Darmawqn justru menganjurkan para pencari pekerjaan ini untuk berpikir strategis. Maksudnya, lihat terlebih dulu apakah pekerjaan tersebut relevan dengan kemampuan dan kualifikasi diri untuk memenuhi kategori lowongan kerja di perusahaan tertentu.

Meski Darmawan mengakui, di job fair, para pelamar akan menemukan banyak pilihan pekerjaan yang posisinya beragam. Namun dia menyebut, skala prioritas dalam melamar pekerjaan wajib diperhatikan. Karenanya dia menganjurkan, berusaha lamar pekerjaan yang paling relevan dengan kemampuan. Jika hanya ada sedikit, barulah lamar ke posisi yang relevansinya tidak terlalu besar dengan skill.

"Intinya ngelamar kerja itu sesuai kualifikasinya antara perusahaan dan pencari kerja. Jadi sebelum melamar dan menyerahkan cv, dibaca dulu tenaga kerja apa yang dibutuhkan? karena sekarang  banyaknya jurusan apa, melamar ke mana. Jadi kadang bakal mental juga. Makanya kuncinya periksa dulu kualifikasinya seperti apa. Karena istilahnya kalau butuh warna merah, gak mungkin kan pakai warna putih? Selagi ada warna merah pasti dipakai dulu yang merah," ujar Darmawan.

AYO BACA : Kominfo Luncurkan Platform Bursa Kerja Simonas

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar