Hasto: PDIP Tak Kemaruk Soal Jatah Menteri

  Rabu, 09 Oktober 2019   Fira Nursyabani
Ketua Umum Partai PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (tengah) bersama Sekjen PDI Perjuangan Hasto (kedua kanan) meninggalkan Kompleks Parlemen usai pelantikan di Senayan, Jakarta Selasa (1/10/2019). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tidak ingin kemaruk atau berlebihan dalam hal jatah menteri. Saat ini pembicaraan mengenai jatah menteri tengah mengemuka di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode kedua.

"Ya, kata ibu Mega kan (ingin menteri) sebanyak-banyaknya. Tetapi kita juga tahu bahwa PDI Perjuangan ini tidak kemaruk. PDI Perjuangan memahami bahwa Indonesia harus dibangun dengan bekerja sama dengan seluruh kekuatan elemen bangsa," kata Hasto di Jakarta, Selasa (8/10/2019) malam.

Terkait nama-nama menteri yang diusulkan PDIP untuk kabinet Jokowi mendatang, Hasto mengatakan Jokowi sudah mencermati secara objektif dan mendalam sesuai kebutuhan.

Siapapun yang dipilih, memiliki semangat untuk mendukung sepenuhnya pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, sehingga kepemimpinan para menteri menyatu dengan kepemimpinan Presiden Jokowi.

Dia mengungkapkan pembahasan soal kabinet sudah beberapa kali dilakukan Presiden Jokowi dengan para ketua umum dan calon kandidat menteri dari partai koalisi secara terpisah.

Hal itu dilakukan agar Presiden dapat memastikan nama-nama yang diusulkan atau dipilih berasal dari kalangan fungsional ataupun dari kepala daerah yang memiliki prestasi atau sesuai bidangnya.

Lebih jauh soal pos kementerian strategis, bagi PDI Perjuangan seluruh kementerian sangat strategis dalam kerangka bertanggung jawab terhadap arah kemajuan bangsa. "Jadi jangan dianggap kementerian A lebih strategis, kementerian B lebih strategis," kata dia.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar