Uu Minta Film 'The Santri' Muat Etika Kesantrian Menyeluruh

  Rabu, 18 September 2019   Adi Ginanjar Maulana
Film The Santri

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengapresiasi adanya film The Santri karya Livi Zheng.

Namun, dia mengatakan, perlu ada etika kesantrian secara utuh dalam film tersebut agar tidak ada anggapan negatif mengenai santri di kemudian hari.

"Saya sebenarnya mengapresiasi, karena adanya film itu, berarti santri 'naik' kelas. Tapi, perlu dicatat, film itu harus memuat nilai-nilai etika kesantrian secara keseluruhan," katanya kepada Ayobandung.com, Rabu (18/9/2019).

Dia menjelaskan, pro dan kontra mengenai soal film tersebut merupakan hal lumrah, sebagai koreksi ke arah hal positif.

"Saya sudah berdiskusi dan dingatkan kiai soal hal ini," ujarnya.

Kendati demikian, dia menyatakan persoalan kata "murtad" terkait kritik atas film tersebut perlu diluruskan.

"Kata murtad ini tidak ada, jadi butuh kajian mendalam," ujarnya.

Sebelumnya, pada Senin (9/9/2019) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi meluncurkan trailer film 'The Santri'. Film tersebut diperankan Gus Azmi, Veve Zulfikar, Wirda Mansur dan Emil Dardak. 

Menurut Livi Zheng, syuting akan berlangsung di Indonesia dan Amerika Serikat mulai Oktober mendatang. Film diprediksi tayang pada April 2020.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar