Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum sebagai Dwitunggal

  Selasa, 17 September 2019   Nur Khansa Ranawati
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berjabat tangan sebagai tanda kompak dengan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum usai acara Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) 'Silaturahmi Gubernur dengan Pimpinan Media Massa' di Nara Park, Kota Bandung, Selasa (17/9/2019). (Dok Humas Pemprov Jabar)

CIDADAP, AYOBANDUNG.COM--Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, dirinya solid bersama Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum dan yakin kekompakan tersebut bisa dijaga hingga akhir masa jabatan.

Hal itu diutarakan Emil --sapaan akrab Ridwan Kamil-- dalam acara Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) 'Silaturahmi Gubernur dengan Pimpinan Media Massa' di Nara Park, Kota Bandung, Selasa (17/9/2019).

"Kami baik-baik saja dan kami akan solid sampai nanti (akhir masa jabatan). Karena semua saling memahami posisi. Kita ini dwitunggal," kata Emil.

Emil juga menepis anggapan bahwa Uu hanya sekadar ban serep dalam kepemimpinan keduanya di 2018-2023. Pasalnya, lanjut Emil, dia dan Uu saling melengkapi dalam berbagai hal atau kegiatan. 

Komunikasi dengan Uu pun terus berjalan dengan baik. Sebagai gubernur, Emil menegaskan dirinya selalu membuka keran komunikasi dan diskusi tentang berbagai hal bersama Uu.

AYO BACA : Disebut 'Ban Serep' Ridwan Kamil, Ini Tanggapan Uu

Hal senada disampaikan oleh Uu yang juga hadir dalam Forum Pemred tersebut. Uu mengatakan bahwa hingga kini dirinya dengan Emil selalu membangun komunikasi dan kebersamaan.

"Sampai hari ini dan selanjutnya kami akan membangun kebersaman dan komunikasi yang baik. Saya dan Kang Emil tidak ada (masalah) apa-apa dan tetap menjalin komunikasi yang baik," ucap Uu.

Berkomunikasi dengan baik, sementara itu menurut Uu adalah bukti sebagai pemimpin yang baik. Oleh karena itu, Uu pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada media yang telah membantu dirinya berkomunikasi dengan masyarakat.

"Artinya program pemerintah bisa disampaikan kepada masyarakat dan sebaliknya, apa yang diinginkan masyarakat bisa tersampaikan kepada pemerintah. Dan hal itu bisa dilakukan karena hadirnya media," tutur Uu.

Pemerintahan Proaktif

AYO BACA : Infografis: Hasil Survei Instrat, RK-Uu Dinilai Bawa Jabar Lebih Baik

Dalam Forum Pemred ini, Emil juga menjelaskan bahwa dalam satu tahun masa pemerintahannya bersama Uu, Pemerintah Provinsi Jabar berupaya menjadi penyelenggaran negara yang proaktif. 

Salah satunya dengan membentuk Jabar Saber Hoaks di bawah binaan teknis Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar yang diresmikan Emil pada 7 November 2018.

Jabar Saber Hoaks sendiri melakukan klarifikasi terhadap berbagai informasi yang beredar di masyarakat. Setiap minggunya, unit kerja ini mempublikasikan Top 5 berita hoaks.

Hingga 21 Agustus 2019, Jabar Saber Hoaks berhasil mengklarifikasi 2.643 aduan dari total 4.454 aduan yang masuk. Melalui Jabar Saber Hoaks, Emil pun berharap masyarakat menjadi dewasa dalam menyikapi sebuah informasi.

"Kita bercita-cita masyarakat menjadi dewasa untuk bisa mengonsumsi setiap informasi," ujar Emil.

Selain itu, semangat reformasi birokrasi ikut menjadi perwujudan pemerintahan yang proaktif. Emil mengatakan, reformasi birokrasi di pemerintahannya dilakukan melalui teknologi digital, termasuk dalam rotasi jabatan.

"Semua akan serba digital, (mulai) penganggaran (hingga) evaluasi. Termasuk saya mencoba untuk seadil-adilnya dalam rotasi jabatan," kata Emil.

"Termasuk juga dalam mencari Sekda (Sekretaris Daerah) definitif. Kami sedang mencari dalam waktu tiga bulan," tutupnya.

AYO BACA : Uu Disebut 'Ban Serep', Emil: Silakan Nilai Kami Apa Adanya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar