Kemarau, Diskar Kabupaten Bandung Kesulitan Dapat Air

  Rabu, 11 September 2019   Mildan Abdalloh
Ilustrasi

SOREANG, AYOBANDUNG.COM--Kemarau yang berkepanjangan membuat Dinas Pemadam kebakaran kesulitan mendapat air untuk mengisi armada.

Kepala Dinas Pemadam kebakaran Kabupaten Bandung Kawaludin mengatakan akibat kemarau berkepanjangan, tandon penampung air yang biasa digunakan sumber mengisi armada pemadam kebakaran sudah banyak yang mengering.

"Lumayan repot juga, dengan kemarau panjang seperti sekarang, sumber-sumber air kami banyak yang mengering," tutur Kawaludin, Rabu (11/9/2019).

Padahal intensitas kejadian kebakaran pada musim kemarau meningkat tajam. Terutama tahun ini, menurut Kawaludin kejadian kebakaran tahun ini meningkat dibanding dengan tahun lalu.

"Kemaraunya lumayan lama, jadi angka kebakaran juga meningkat. Tahun lalu hanya terjadi 313 kejadian kebakaran, sementara tahun ini sampai Agustus saja sudah ada 291 kejadian," katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan air bagi armada, Dinas Pemadam Kebakaran terpaksa mengambil air dari tempat jauh, atau air yang berkualitas rendah.

"Kalau untuk pemaman mah pakai air kotor pun jadi," ujarnya.

Selain itu pihaknya juga berupaya menghubungi pihak lain untuk bisa mengakses air.

Dia mencontohkan di wilayah tengah seperti Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang terdapat sumber air melimpah di danau retensi Cieunteung.

Namun danau pengendali banjir tersebut dikunci oleh pihak Balai Besas Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.

"Kami akan koordinasi dengan BBWS supaya bisa mempunyai akses ke danau retensi untuk kebutuhan mengambil air setiap saat," katanya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar