Komunikasi, Jadi Bahan Evaluasi Manajemen untuk Liestiadi

  Rabu, 11 September 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
General Manajer Diklat Persib Bandung, Yoyo S Adiredja. (ayobandung.com/Eneng Reni)

ARCAMANIK, AYOBANDUNG.COM--General Manajer Diklat Persib Bandung, Yoyo S Adiredja membeberkan evaluasi manajemen untuk pelatih Bandung United, Liestiadi sebelum mengundurkan diri dari kursi kepelatihan.

Yoyo menyampaikan, selama menukangi tim satelit Persib Bandung, manajemen menilai, Liestiadi cukup kurang menbangun komunikasi nyaman di internal tim. Alhasil, kata Yoyo, komunikasi nyaman di internal tim tak terbangun sempurna. Padahal, sedianya Liestiadi telah menukangi Bandung united selama 15 pekan di kompetisi Liga 2 2019.

AYO BACA : Bek Kiri Persib Doakan Indonesia Bangkit Tumbangkan Thailand

"Komunikasi harus mengakar di tim, itu aja. Dalam pandangan saya komunikasi. Di intern tim harus bisa lebih menyamankan semua pihak, agar membuat kondisi tim enak padahal sudah cukup lama (waktu yang dimiliki)," ungkap Yoyo di Stadion Arcamanik, Rabu (11/9/2019).

Sebelumnya, Liestiadi memang resmi mengundurkan diri dari bangku kepelatihan Bandung United Sebagai gantinya, asisten pelatih Persib Bandung, Budiman Yunus yang ditunjuk untuk menggantikan posisi Liestiadi di kursi pelatih kepala Bandung United.

AYO BACA : Pemkot Bandung Berikan Penghargaan Kepada Legenda Persib

Namun, masalahnya penggantian ini dianggap banyak pihak cukup terlambat lantaran Bandung United kini berada di dasar klasemen Liga 2 Wilayah Barat. Bahkan dari 15 laga yang telah dilakoni, Bandung United hanya mampu memenangi dua pertandingan dengan totehan total 10 poin.

Di sisi lain Yoyo menyebut, untuk mencari sosok pelatih kepala bukanlah perkara mudah. Manajmen perlu memperhatikan berbagai aspek sebelum menunjuk kelatih pengganti. Namun dengan berbagai pertimbangan Budiman Akhirnya ditunjuk menjadi suksesor Liestiadi.

"Mungkin masalahnya tidak mudah mencari karena saya pikir pak Budiman ingin mendukung juga di tim senior yang sampai saat ini belum sepenuhnya memenuhi harapan. Tapi mungkin ini juga pertimbangan, karena coach Liestiadi mengundurkan diri akhirnya harus ada yang ambil alih. Meski ya terjadi (pergantian) ketika tim ada di dasar klasemen," kata Yoyo.

Namun Yoyo optimistis, usai adanya penggantian pelatih dari Liestiadi ke Budiman, skuat Bandung United diharapkan bisa memaksimalkan tujuh laga sida di Liga 2019. Apalagi tim satelit Persib itu pun didukung dengan empat penggawa muda dari tim senior, yakni M. Wildan Ramdhani, Puja Abdillah, Agung Mulyadi, dan Muchlis Hadi Ning.

"Kalau dari sisi kualitatif pemain, sebenernya ada anak-anak kita yang turun dari Liga 1 yang sudah cukup paham. Kalau kita mengikuti perjalanan ketika kemarin ada Wildan, Puja, Agung, sebenernya sudah mulai ada kekuatan. Cuman karena waktu agak pendek jadi kita perlu adaptasi. Makanya kalau yang ambil alihnya pak Budiman mungkin lebih paham kekuatan anak-anak ini. Saya lihat kekuatan anak-anak ini belum dioptimalkan secara sepenuhnya," ujar Yoyo.

AYO BACA : Asisten Pelatih Persib Gantikan Liestiadi Jadi Pelatih Bandung United

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar