Wagub Jabar Kutuk Pembunuh Santri Kuningan

  Minggu, 08 September 2019   Ananda Muhammad Firdaus
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat melakukan kunjungan kerja di Pondok Pasantren Hidayatut Tholibin, Kabupaten Indramayu, Selasa (2/7/2019). (Dok Humas Pemprov Jabar)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruhzanul Ulum mengutuk pelaku yang menusuk M Rozian (17), seorang santri asal Pondok Husnul Khotimah, Kuningan, hingga berujung tewas.

"Saya mengutuk pembunuhan terhadap santri," kata Uu kepada ayobandung.com melalui aplikasi perpesanan, Minggu (8/9/2019)

Diketahui bahwa peristiwa tersebut terjadi Jumat (6/9/2019). Saat kejadian Rozian bersama rekannya sedang menunggu sang ibu di Jalan Cipto Mangunkusumo, Cirebon.

AYO BACA : Penusuk Santri Cirebon Ditangkap

Rozian kemudian dihampiri kedua pelaku dan dituduh telah menganiaya teman dari kedua orang asing itu.

Rozian yang tak tahu apa-apa kemudian ditusuk. Sesampainya sang ibu di tempat Rozian berada, Rozian telah bersimbah darah.

Rozian sempat dilarikan ke RSD Gunung Jati Cirebon. Namun nyawanya tak tertolong karena kehabisan darah.

AYO BACA : Imbas Tuntutan KPAI, PB Djarum Tiadakan Audisi Beasiswa Bulutangkis

Wagub Uu mengatakan bahwa santri adalah barang langka. Santri selain pengemban ajaran agama, mereka adalah sosok yang sangat dibutuhkan di tengah masyarakat.

Panglima Santri Jawa Barat ini pun mengimbau agar para santri ketika keluar dari tempatnya belajar ditemani oleh orang lain, alih-alih bisa lebih waspada menjaga diri.

Dia pun mengapresiasi aparat kepolisian yang cepat menangkap pelaku. Diketahui bahwa kedua terduga pelaku penusukan YS dan RM telah dibekuk kurang dari 1x24 jam pasca kejadian oleh Polres Kota Cirebon.

"Saya apreasi aparat penegak hukum yang cepat merespon dan menangkap pelaku. Semoga kejadian ini jadi pembelajaran dan kita lebih waspada," tandasnya.

AYO BACA : Pamit Belajar, Maudy Ayunda Rilis Single Goodbye

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar