Bandung Pisan: Kecamatan Kiaracondong Luncurkan Kampung Wisata Alquran

  Senin, 12 Agustus 2019   Nur Khansa Ranawati
Salah satu suasana pembuatan Alquran di Syaamil Qur'an Bandung. (Nur Khansa Ranawati/ayobandung.com)

KIARACONDONG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi dengan Kecamatan Kiaracondong dan PT Sygma Examedia Arkanleema (Syamil Qur'an) meluncurkan Kampung Wisata Alquran di Jalan Babakan Sari Kiaracondong, Senin (11/8/2019). Salah satu tujuannya adalah mengentaskan jumlah buta huruf Arab di kecamatan tersebut melalui pengenalan Alquran. 

"Alhamdulillah kita hari ini bisa sama-sama launching Kampung Wisata Alquran Kiaracondong agamis. Berkolaborasi antara pemerintah dan pengusaha, nantinya para wisatawan itu bisa mendapatkan penjelasan bagaimana membuat Alquran dan hal lainnya soal Alquran," ungkap Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana ketila ditemui selepas peresmian.

Camat Kiaracondong, Rina Dewiyatini mengatakan Kampung Alquran nantinya akan menyelaraskan sejumlah program belajar baca Alquran yang sudah dijalani Syaamil Qur'an dengan konsep wisata perkampungan. Dia berharap kampung ini dapat membantu menumbuhkan kecintaan warga terhadap kitab suci tersebut selain juga terus menekan angka buta huruf Arab.

AYO BACA : Bandung Pisan: Usung 5 Program Unggulan, Kiaracondong Siap Jadi Kecamatan Terbaik

"Kampung wisata Alquran ini adalah kampung yang kami buat agar masyarakat di sini bisa mencintai Alquran dan merupakan masyarakat yang bebas buta huruf Alquran dan juga bisa menghafal Alquran," ungkapnya ketika ditemui dalam kesempatan yang sama.

Dia mengatakan, nantinya kampung ini akan dibangun di 6 kelurahan Kiaracondong dengan melibatkan para guru mengaji dari Syamil Qur'an dan unsur-unsur keagamaan Kiaracondong.

"Nanti ada guru ngaji, para DKM, majelis ta'ljm dan semua unsur-unsur agama di Kiaracondong. Mau dibuat seperti di Daarut Tauhid, akan dibuat di 6 kelurahan," ungkapnya.

AYO BACA : Krisis Air Bersih, Warga Kiaracondong Ramai-ramai Datangi SPBU

Untuk menarik minat wisatawan, Dewi mengatakan, kampung tersebut akan didesain dengan nuansa Timur Tengah. "Kami akan sedikit merancang daerah dengan nuansa Timur Tengah. Mungkin dengan pohon-pohon kurma atau hal lainnya. Konsep bangunannya juga sudah siap," jelasnya. 

Sementara itu, pemilik Sygma Group, Riza Zacharias mengatakan salah satu program yang akan digencarkan di Kampung Alquran adalah pelatihan baca Alquran untuk bapak-bapak dari nol hingga lancar.

"Bapak-bapak di atas 40 tahun yang kerap malu untuk belajar nanti dapat dibina oleh guru, juga diberi Alquran. Mereka belajar sampai betul-betul bisa ngaji. Akan kami kembangkan lagi dengan pemerintah agar lebih merata di Kiaracondong," ungkapnya. 

"Mudah-mudahan kebaikannya akan lebih meluas," harap dia. 

AYO BACA : Aksi Menegangkan di Wahana Tong setan Pasar Malam Kiaracondong

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar