Mengintip Olahan Kerupuk Gadung Khas Tomo Sumedang

  Minggu, 11 Agustus 2019   Redaksi AyoBandung.Com
Kerupuk gadung khas Tomo, Kabupaten Sumedang.(Ismayanri)

Setiap  masing-masing daerah di mana pun pasti memilki ciri khas berbeda dan unik yang bisa dijadikan ikonik agar dapat dikenal oleh orang banyak. 

Seperti kerupuk gadung khas Tomo, Kabupaten Sumedang Jawa Barat sukses terkenal karena bahan baku dan proses pembuatannya yang tak biasa. 

Bahan baku yang digunakan kerupuk gadung adalah umbi gadung liar yang bisa didapatkan dari hutan sekitar kawasan Tomo. Kualitas umbi gadung sebelum diolah menjadi kerupuk mengandung racun berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia. Maka proses pembuatan kerupuk gadung haruslah apik dan terjaga kualitasnya agar aman saat dikonsumsi.

Berawal dari proses pembuatan yang memakan waktu berhari-hari, telah menjadikan olahan gadung yang mulanya beracun, hingga bisa dinikmati dengan enak dan aman tanpa rasa khawatir akan keracunan. 

Pengusaha kerupuk gadung di Tomo, memilki caranya sendiri untuk membuang racun gadung, yaitu dengan cara mengaliri racun gadung ke aliran Sungai Cimanuk selama dua hari.

Setelah proses pembuangan racun, gadung diberi penyedap rasa kemudian dikukus selama kurang lebih 15 menit untuk menghasilkan gadung setengah jadi kemudian ditiriskan dan dijemur kembali selama dua hari hingga mengering. Setelah melalui proses produksi yang panjang, gadung siap di goreng dan dikemas, kemudian dipasarkan ke sekitar daerah Sumedang, Majalengka, dan Indramayu. 

Jika Anda tertarik untuk melihat proses pengolahan gadung sekaligus membeli anda bisa mendatangi beberapa rumah produksi kerupuk gadung tepatnya di Dusun Cikalong, Desa Tomo Kecamatan Tomo Kabupaten Sumedang.

Ismayati Akmaliya
Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Jurnalistik UIN Bandung

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar