Jelang Iduladha, Oded Berikan Alternatif Kemasan Daging Ramah Lingkungan

  Senin, 29 Juli 2019   M. Naufal Hafizh
Ilustrasi—Suasana jual beli di pasar hewan Ngaren, Ngadirejo, Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (20/7/2019). (ANTARA FOTO/Anis Efizudin/hp)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengimbau masyarakat Kota Bandung menggunakan kemasan daging kurban ramah lingkungan. Imbauan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 660/SE/083-DLHK yang diterima Ayobandung.com, Senin (29/7/2019).

AYO BACA : 7 Anak Ini Sisihkan Uang Jajan untuk Beli Hewan Kurban

“Dalam rangka mewujudkan Qurban Berkah, dan lingkungan yang bersih di Hari Raya Idul Adha 1440 H, serta sebagai bentuk pelaksanaan KANGPISMAN (Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan), dimohon kiranya panitia qurban tidak menggunakan kantong plastik yang tidak ramah lingkungan,” bunyi surat tersebut.

AYO BACA : Temukan Hewan Kurban Tanpa Label Sehat, Lapor ke Sini

Oded menambahkan, kantong plastik merupakan bahan yang sulit diuraikan dan berbahaya bagi kesehatan.

Oleh karena itu, Oded menyarankan menggunakan bahan alternatif yang ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali, seperti daun pisang, daun jati, kertas, dan sejenisnya. Bahan-bahan tersebut dinilai mudah terurai secara alamiah.

Kemudian, masyarakat bisa menggunakan kardus, besek bambu, besek daun pandan, besek daun kelapa atau kemasan sejenis. Selain itu, kotak khusus untuk daging dan sebagainya pun bisa digunakan masyarakat.

Langkah tersebut, lanjut Oded, bertujuan untuk menghindari meningkatnya timbunan sampah plastik, menghindari kontaminasi bahan keresek—khususnya plastik berwarna hitam yang mengantung zat karsinogentik—terhadap daging agar tidak memicu kanker.

AYO BACA : MUI Akan Gencar Sosialisasikan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar