Melihat Fenomena Aplikasi FaceApp di Media Sosial

  Jumat, 19 Juli 2019   Redaksi AyoBandung.Com
Seorang pengguna aplikasi FaceApp sedang berswafoto dan memfilter wajahnya. (Muhammad Amaludin/ayobandung.com)

Kini orang-orang di seluruh dunia sedang demam tantangan #AgenChallenge, termasuk di Indonesia. Tantangan pura-pura bertampang tua ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi FaceApp. Aplikasi ini bisa mengubah foto wajah menggunakan beberapa efek, salah satunya mengubah foto wajah yang muda menjadi tua.

Aplikasi  ini sudah mulai viral dua tahun yang lalu di berbagai media sosial, terutama bagi para penggunan ponsel pintar. Sekarang aplikasi itu kembali menjadi viral di Indonesia.

Para pengguna ponsel pintar di Indonesia sudah mulai berlomba-lomba mengubah foto wajah mereka dari yang muda menjadi tua. Adapula yang mengubah foto wajah dari yang tua menjadi  muda, tergantung dari selera dan keinginan masing-masing.

Aplikasi ini, bagi para pengguna ponsel pintar mungkin hanya bertujuan untuk sebagai bahan lelucuan agar mereka kelihatan tua, muda, cantik ataupun ganteng, dan juga ingin merubah penampilan mereka.

Kelihatanya memang sangat mengasyikan, karena kita diajak untuk memprediksi wajah kita untuk 10 sampai 20 tahun ke depan. Bahkan kita  bisa membayangkan wajah pacar kita, orang tua kita, maupun orang-orang terdekat kita, akan seperti apa nantinya.

Selera pengeditanpun berbagai macam, bagi laki-laki ada yang mengedit foto wajahnya menjadi brewokan, ada yang jenggotnya panjang, kumis yang tebal, rambutnya panjang dan lurus pada hal aslinya kribo dan gelombang. Begitupun juga  bagi yang perempuan. Ada yang mengedit foto wajahnya menjadi cantik pada hal mulanya jelek, ada yang mengedit foto wajahnya menjadi putih pada hal aslinya Hitam, keriput, mulus, dan lain-lain.

Tapi yang buat saya takut, jangan sampai para orang tua yang sering memantau anaknya yang bermain di media sosial bisa jantungan dan mendadak meniggal. Akibat melihat foto wajah anak mereka yang mendadak berubah karena kelihatan tua ataupun keriput.

Tidak menutup kemungkinan hal ini bisa terjadi, apalagi kalau kita lihat  anak-anak  Indonesia sekarang yang umurnya masih kecil udah mulai memegang ponsel dan juga sudah pintar-pintar memahami aplikasi yang ada. Hal tersebut memacu para orang tuanya untuk terus mengawal sejauh mana perilaku mereka dalam menggunakan ponsel walaupun ada juga orang tua yang selama ini acuh tak acuh melihat anak mereka.

Fenomena ini cukup menghebohkan media sosial. Bahkan terkadang saya merasa kaget juga melihat semua orang bahkan teman-teman saya sendiri mendadak berubah wajahnya. Bukan hanya itu terkadang fenomena ini bisa menjadi bahan tertawaan semua orang, bahkan juga bisa menjadi bahan bully antara sesama teman, karena saking lucunya melihat perubahan foto wajah dari hasil  pengeditan tersebut.

Meski terlihat mengasyikkan, pengguna tampaknya harus berhati-hati dalam menggunakan aplikasi ini. Bisa saja FaceApp ini menyebarkan, menyimpan, bahkan menjual foto para pengguna untuk tujuan komersial meski foto tersebut telah dihapus. Kemungkinan-kemungkinan ini seharusnya diperhatikan oleh kita para pengguna aplikasi ini, jangan karena hanya ingin mencoba sesuatu yang baru kita langsung menggunakan tanpa harus memikir panjang dampak dari aplikasi FaceApp tersebut.

Sayangnya kita orang Indonesia terlalu cepat terpengaruh oleh hal-hal yang baru dan selalu terburu-buru mengambil sikap untuk mencoba, padahal kita belum tau dampak dari itu semua. Seharusnya kita menyaring dan mencari tau, informasi-informasi yang ada mengenail fungsi dan tujuan dari aplikasi ini. Jangan sampai kita akan menyaesal pada kemudian hari.

Kita selalu saja menunjukkan sifat bangsa yang konsumtif, karena setiap ada yang baru selalu kita ingin mencobanya. Namun kita harus sadar pula bahwa tidak semua yang baru itu bagus untuk dikonsumsi. Adakalanya kita menyaring terlebih dahulu baru mencobanya. Semoga saja bagi para pengguna aplikasi FaceApp mawas diri agar terhindar dari segala kemungkinan-kemungkinan yang terjadi.

 

Alimudin Sape, S.Pd.

Pemerhati sosial dan pendidikan

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar