Peduli Lansia, Dadang Naser Terima Penghargaan dari Kemensos RI

  Kamis, 11 Juli 2019   M. Naufal Hafiz
Bupati Bandung Dadang M Naser menerima penghargaan sebagai Tokoh Nasional Peduli Lansia dari Kementerian Sosial Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita. (Humas Pemkab Bandung)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Bupati Bandung Dadang M Naser menerima penghargaan sebagai Tokoh Nasional Peduli Lansia dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita saat peringatan ke-23 Hari Lanjut Usia Nasional Tingkat Nasional yang berlokasi di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat.

Bupati Bandung mengungkapkan, penghargaan yang diraihnya lantaran Pemerintah Kabupaten Bandung dinilai memiliki perhatian terhadap bidang sumber daya manusia, khususnya para lanjut usia.

AYO BACA : Pemkot Bandung Bertekad Sejahterakan Lansia

“Pada peringatan kali ini pemerintah pusat memberikan penghargaan kepada beberapa bupati dan wali kota, alhamdulillah Kabupaten Bandung menjadi salah satu penerima penghargaan ini. Kabupaten Bandung juga mendapatkan apresiasi dari kementerian karena memiliki pola perhatian kepada lansia,” ungkap bupati seusai menghadiri kegiatan tersebut, Rabu (10/7/2019).

Prestasi yang diraih, lanjut bupati, tidak lepas dari peran organisasi Lembaga Lansia Indonesia (LLI) Kabupaten Bandung yang memotivasi para lansia untuk terus berkarya, mandiri dan dapat berkontribusi bagi Kabupaten Bandung.

“Selain itu, adanya pembinaan LLI yang terstruktur sampai tingkat desa. Termasuk anggaran yang disediakan pemerintah daerah untuk memfasilitasi program-program LLI mendapat apresiasi pula dari pemerintah pusat,” lanjut bupati.

AYO BACA : Mensos Minta Usia Lansia di Undang-undang Direvisi Jadi 65 Tahun

Dalam kesempatan itu, angka harapan hidup (AHH) sendiri Kabupaten Bandung, tambah Dadang, di angka 73–74 tahun. Angka tersebut di atas rata-rata Pemerintah Provinsi Jabar dan nasional.

“Kementerian juga mengapresiasi langkah pemerintah daerah untuk sabilulungan mendorong angka harapan hidup setiap tahunnya. Jepang sudah di angka 83 tahun, dan sekarang Kabupaten Bandung sudah di atas rata-rata Jabar dan nasional,” tambah Dadang.

Sementara itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengungkapkan, pihaknya memiliki beberapa program guna meningkatkan kebahagiaan dan kualitas hidup para lansia, di antaranya program Minggu Lansia yang terinspirasi dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).

“Program ini akan mengajak relawan-relawan muda untuk bersilaturahim kepada para lansia, khususnya lansia yang kesepian, dengan membawa makanan atau mengajak piknik,” ungkap Emil sapaan akrabnya.

Emil melanjutkan, pihaknya akan meluncurkan program Pesantren Kilat untuk para lansia. Tidak hanya membahas tentang agama, di pesantren tersebut para lansia akan diberikan wawasan tentang pertanian dan perkebunan.

“Dua minggu dalam sebulan kita akan belajar agama. Pada saat tidak ngaji, para lansia bisa berkebun, bertani atau bercocok tanam. Selain kegiatan spiritualitas, para lansia juga ada kegiatan fisik melalui pendekatan alam,” pungkas Emil.

AYO BACA : Ridwan Kamil Paparkan Program Khusus Lansia di Jawa Barat

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar