122 Bencana Alam Terjadi di KBB Selama Januari-Juni 2019

  Rabu, 12 Juni 2019   Faqih Rohman
Ilustrasi longsor. (istimewa)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat sebanyak 122 peristiwa bencana alam terjadi selama Januari hingga Juni 2019. Wilayah Selatan KBB tergolong rawan bencana. 

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD KBB, Dicky Maulana, mengatakan bencana alam yang terjadi di wilayah KBB didominasi oleh longsor, hal tersebut lantaran kondisi geografis pegunungan.

"Januari sampai awal Juni ini, ada 122 bencana alam yang terjadi, longsor 82 kejadian, angin puting beliung 13 kejadian, banjir bandang satu kejadian, dan pergerakan tanah tujuh kejadian," ujarnya kepada ayobandung.com melalui telepon, Rabu (12/6/2019).

AYO BACA : Longsor di Cimahi: 2 Orang Meninggal, 6 Orang Dilarikan ke RS

Dia menjelaskan dari 16 kacamatan yang ada di KBB, wilayah selatan merupakan yang terbanyak terjadi bencana alam. Terlebih di kecamatan Cililin, yang bahkan peristiwa longsor terakhir terjadi pada pertengahan bulan Ramadan kemarin. 

"Kecamatan yang rawan yakni di selatan KBB, seperti Cililin, Rongga, Sindangkerta, Cipongkor, Gunung Halu. Kalau yang paling banyak di Cililin potensinya cukup tinggi untuk longsor," terangnya. 

Dicky menambahkan, dari ratusan peristiwa yang terjadi tidak sampai menelan korban jiwa, namun sejumlah warga yang terdampak mengalami luka-luka. Selain itu, ratusan rumah dan juga beberapa fasilitas umum seperti jalan desa juga rusak terkena material tanah. 

"Tidak ada korban jiwa, tapi luka-luka ada enam orang, sedangkan rumah yang hancur ada 216 unit," pungkasnya.
 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar