Masjid Lautze 2 Berikan Kadedeuh Lebaran bagi Yatim, Duafa, dan Mualaf

  Sabtu, 01 Juni 2019   Anya Dellanita
Acara Masjid Lautze di Atrium Mal Festival Citylink, Jalan Peta, Kota Bandung, Sabtu (1/6/2019).(Anya/ayobandung.com)

BOJONGLOA KALER, AYOBANDUNG.COM--Bulan Ramadan memang sering dijadikan momen untuk berbagi. Salah satu alasannya, karena Ramadan memang bulannya pahala "diobral".

Berangkat dari alasan tersebut, sambil memeriahkan Ramadan, masjid bernuansa Tionghoa, Masjid Lautze 2 menyelenggarakan acara Kadedeuh Lebaran dengan menyantuni anak yatim, duafa, dan mualaf di Bandung. Acara santunan tersebut diselenggarakan di Atrium Mal Festival Citylink, Jalan Peta, Kota Bandung, Sabtu (1/6/2019).

"Memang untuk memeriahkan dalam rangka Ramadan. Salah satunya kita ingin berbagi, berbagi dengan yatim, duafa dan mualaf. Jadi semua kami udang ke sini dan kami bagikan dalam bentuk santunan dan makanan dalam goodie bag," ujar seksi acara Kadedeuh Lebaran Masjid Lautze 2, Erni Sumiati Indriani.

"Kalau untuk panti asuhan ada 8, dan kita memang tidak langdung ke panti asuhan, tapi kita mendatangkan anak-anak yatim yang memang di rumah-rumah. Jadi yang benar-benar membutuhkan," lanjutnya.

Erni mengatakan, acara tahunan Masjid Lautze 2 ini merupakan acara puncak dari kegiatan bakti sosial yang rutin diselenggarakan Masjid Lautze 2. Sebelum acara ini terlaksana, masjid tempat berkumpulnya mualaf ini rutin membagikan makanan dan takjil ke mualaf, musafir dan pengguna jalan.

"Sebelumnya, setiap hari di bulan Ramadan kita sediakan 250 pax nasi box untuk berbuka dan takjilnya. Kita peruntukan untuk mualaf dan musafir yang datang ke Lautze. Dan kita juga berbagi di jalanan, takjil sebanyak 700 pax untuk dibagikan ke pengendara mobil dan motor yang lewat di depan Masjid Lautze," kata perempuan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Yayasan Masjid Lautze 2 ini.

Terkait konten acara, selain pemberian santunan, akan ada hiburan yang menghadirkan beberapa artis dan penyanyi, seperti Abu Marlo dan Inka Christie serta grup Purwacaraka Band. Selain itu, hadir pula tausiyah Ustad Deden dari PJTV.

Selain acara puncak santunan ini, Masjid Lautze 2  juga menyiapkan acara puncak lain yang akan diselenggarakan saat hari raya Idul Fitri, yakni makan bersama para mualaf selepas Salat Id. Acara ini bertujuan untuk memberi kebahagiaan bagi para mualaf yang terbuang oleh keluarganya.

"Nanti ada lagi acara puncak itu setelah Idul Fitri. Jadi kami ingin memeriahkan mereka, para mualaf yang memang setelah masuk Islam, kebanyakan dari mereka terbuang oleh keluarganya, karena otomatis kan jadi beda keyakinan dengan keluarganya. Jadi ketika berlebaran kami dari Lautze ingin memghembirakan mereka kalau mereka punya teman, punya sahabat, punya saudara, punya keluarha ketika merayakan kemenangan hari Idul Fitri itu. Jadi kami semua dari yayasan mengundang semua yang sudah mualaf untuk hadir di Masjid Lautze tempatmya. Dalam bentuk makan bareng, makan ketupat dan temen-temennya," jelas Erni.

Mualaf yang telah mengonfirmasi akam hadir akan ada sekitar 100 orang. Semuanya merupakan anggota progam Mualaf Care yang diselenggarakan Masjid Lautze 2. Meskipun begitu, acara ini terbuka untuk umum, walaupum bukan anggota Mualaf Care, mualaf dari luar pun bisa turut berpartisipasi dalam acara ini.

Ke depannya, Lautze 2 merencanakan untuk memberikan santunan yang lebih banyak dari tahun ini. 

"Tahun depan rencananya jika Allah mengizinkam, kita kan ada perluasan masjid. Madjid kita perluas sehingga jamaah semakin banyak. Berarti ada kemungkinan akan berlipat lagi, kita akan siapkan menu makanan setiap hari itu harus berlipat dibanding tahun ini. Krmudian untuk acara santunan juga InsyaAllah tahun depan mau lebih banyak dari yang kita berikan tahun ini," ujar Erni.

Erni juga berharap dengan diadakannya acara seperti santunan dan makan bareng mualaf tersbeut, makin banyak yang tertarik untuk masuk agama Islam. 

"Kami berharap semoga makin banyak yang tertarik menjadi mualaf. Jadi dengan melihat kegiatan kami dengan mualaf, orang yang non muslim jadi tertarik untuk masuk ke agama Islam. Kemudian siapapun yang akan bersyahadat Lautze membuka kesempatan kepada siapapun untuk bergabung. Kalau sekarang semenjak Masjid Lautze 2 aktif kembali dua tahun yang lalu, sudah terdaftar 75 mualaf," tuturnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar