Berusia 58 Tahun, bank bjb Berbagi Tandamata ke Masyarakat

  Senin, 20 Mei 2019   Andri Ridwan Fauzi
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum didampingi Direktur Utama Bank Bjb Yuddy Renaldi menyerahkan secara simbolis santunan kepada yatim dan dhuafa dalam program Bjb berbagi, Ramadan memberi di Halaman Kantor Bank Bjb, Jalan Naripan, Kota Bandung, Senin (20/5/2019). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara semarak 58 tahun Bank Bjb. (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau bank bjb memberikan santunan kepada 1.580 anak yatim. Pemberian santunan tersebut secara simbolis diserahkan pada acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Keluarga Besar bank bjb di kantor pusat bank bjb Jalan Naripan, Kota Bandung, Senin (20/5/2019).

bank bjb pun memberikan bantuan beasiswa sebesar 5,8 juta kepada 58 siswa SD, SMP dan, SMA tidak mampu. Bantuan juga diberikan berupa renovasi panti asuhan salah satunya yaitu Panti Asuhan Muhammadiyah dan Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Al-Hilal.

Di samping itu, bank bjb meluncurkan buku profil sukses debitur binaan dengan judul SAHABAT serta bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Sepanjang tahun 2018 bank bjb telah memberikan bantuan Rutilahu sebanyak 312 unit yang tersebar di seluruh Provinsi Jawa Barat dan Banten.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, serta pejabat lainnya.

"Terima Tandamata persembahan dari bank bjb ini dan terus bertekad untuk selalu meningkatkan dan mempertahankan kinerja perseroan serta selalu siap untuk memberikan layanan terbaik bagi nasabah," kata Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb M. As'adi Budiman.

Seiring dengan perkembangan bank bjb, semakin tinggi pula intensitas hubungan bank bjb dengan masyarakat beserta lingkungannya.

bank bjb terus mendukung program-program pemerintah, khususnya Pemprov Jabar sebagai pemegang saham pengendali. 

Pemprov Jabar berpesan kepada bank bjb agar mengutamakan prinsip tiga pro yakni profitability, pro development, dan pro poor. bank bjb bertekad untuk lebih meningkatkan ketiga prinsip tersebut, yang saat ini telah ditorehkan di antaranya profitability berhasil dibuktikan dengan pencapaian akhir tahun 2018, bank bjb mencatatkan kinerja positif dimana raihan laba bersih sebesar Rp1,55 triliun atau tumbuh 28,1% dari tahun ke tahun atau berada di atas pertumbuhan laba bersih industri perbankan per Desember 2018 yang sebesar 10,36%.

Pro development tergambarkan dari dukungan bank bjb terhadap pembangunan ekonomi di daerah maupun nasional melalui pembiayaan kepada sektor infrastruktur. Sedangkan pro poor diwujudkan dengan mendorong pembiayaan UMKM.  Pada triwulan I/2019, bank bjb berhasil menyalurkan kredit mikro sebesar Rp5,5 triliun atau tumbuh 11,1%.

Uu Ruzhanul Ulum memberikan apresiasi kepada bank jabar karena telah membantu pembangunan, khususnya di Jawa Barat. Setiap tahun bank bjb memberikan dukungan kepada PAD, tentunya ini sangat membantu pelaksana pembangunan. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar