Operasi Pasar Murah Sediakan 10.000 Paket Kepokmas

  Rabu, 15 Mei 2019   M. Naufal Hafiz
Peluncuran OPM di Halaman Kantor Kecamatan Ciparay, Selasa (14/5/2019). (Humas Pemkab Bandung)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Sebanyak 10.000 paket barang Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) disediakan dalam Operasi Pasar Murah (OPM) di 6 kecamatan. Paket OPM itu bisa didapatkan 10.000 warga Rumah Tangga Miskin (RTM) di Kabupaten Bandung. 

Bupati Bandung Dadang M. Naser mengatakan, OPM merupakan bentuk kepedulian pemerintah, terutama saat menghadapi kenaikan harga kepokmas yang biasanya terjadi pada Ramadan atau menjelang Idulfitri. 

“Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), dari 3,7 juta penduduk Kabupaten Bandung, 6,61% berada di bawah garis kemiskinan. Kemiskinan memang tidak bisa dihindari, namun harus ada terobosan untuk memutuskan mata rantainya,” ungkap Dadang Naser saat peluncuran OPM di Halaman Kantor Kecamatan Ciparay, Selasa (14/5/2019).

AYO BACA : Pemkab Bandung Gelar Bazar Ramadan, Catat Tanggalnya!

Masalah kemiskinan, kata Dadang, bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, namun merupakan tanggung jawab sosial dari komunitas dan masyarakat.

“Angka kemiskinan 6,61% dari 3,7 juta, artinya kelompok menengah ke atasnya masih besar. Jika perhatian mereka terhadap kaum duafa ini besar, baik dari zakat, infak, dan sodakoh-nya, maka masalah kemiskinan akan selesai,” imbuh Dadang.

OPM yang digelar Pemerintah Kabupaten Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Badan Urusan Logistik Sub Divisi Regional Bandung itu, dilakukan di 6 kecamatan pada waktu yang berbeda.

AYO BACA : Bazar Murah Purwakarta Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Pokok Jelang Ramadan

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Popi Hopipah menyebutkan, paket kepokmas tersebut dibagikan dalam jumlah yang tidak sama untuk tiap kecamatan. Hal itu karena didasarkan pada Desil 1 dan Desil 2 Basis Data Terpadu (BDT) dari Dinas Sosial.

“Sebanyak 1.800 paket didistribusikan di Kecamatan Ciparay (14 Mei), 1650 di Majalaya (15 Mei), 1750  di Nagreg (16 Mei), serta di Rancaekek (21 Mei), Baleendah (22 Mei) dan Kecamatan Dayeuhkolot (23 Mei) masing-masing didistribusikan sebanyak 1600 paket Kepokmas,” jelas Kepala Disperindag.

Masing-masing paket yang terdiri atas 5 kg beras premium, 3 kg gula pasir, dan 3 liter minyak goreng tersebut memiliki harga normal Rp136.000/paket. Popi Hopipah menyebut rincian harga beras jenis premium Rp12.500/kg, gula pasir Rp12.500/kg, dan minyak goreng kemasan Rp12.000/lt.

“Harga normal per paket adalah senilai Rp136.000. Namun, karena mendapatkan subsidi sebesar Rp76.000/paket, jadi warga RTM cukup mengeluarkan Rp60.000/paket,” terang Popi Hopipah.

AYO BACA : Buka Puasa, Bazar Hingga Konser Piano Warnai Ramadan di Hotel Four Point

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar