Penyanyi Asal Bandung Ekspos Penderitaan Palestina Lewat Lagu Religi

  Rabu, 15 Mei 2019   Redaksi AyoBandung.Com
Agus Yusof, Penyanyi Nasyid Indonesia. (Dok. Istimewa)

Konflik tak berkesudahan antara Palestina dan Israel yang telah memakan  korban nyawa dan luka parah yang tak terhitung jumlahnya, membuat Agus Yusof terketuk untuk menuangkannya lewat lagu Qul Yaa Adzim.

Lagu ini adalah salah satu single yang ada dalam album Penawar Rindu yang resmi dirilis pada Sabtu (11/5/2019) di Golden View Hotel, Batam, dalam acara Buka Puasa bersama untuk solidaritas Palestina.

“Lagu yang berjudul Qul Yaa Adzim isinya tentang kesedihan yang pasti menimpa semua orang kecuali orang-orang yang senantiasa mengingat Allah, sekaligus memberi dukungan moril kepada saudara-saudara se-iman yang terkena konflik di negara-negara Islam seperti Palestina, Uighur (Cina), serta Rohingya (Myanmar). Semoga lagu ini menginpirasi dan kita yang berada di Tanah Air semakin bersyukur dan lebih peduli,” kata Agus, Senin (13/5/2019).

“Tentu sangat banyak hal yang bisa kita buat. Namun yang paling mudah mari sama-sama kita menyisihkan sebagian harta yang sudah Allah berikan untuk kita untuk berbagi dengan mereka. Dan jangan lupa berdoa untuk keselamatan mereka," tambah Agus.

Selain lagu Qul Yaa Adzim, dalam album Penawar Rindu juga terdapat lagu yang berjudul Purnama Terindah, Thalama Asyku, Penawar Rindu, Yaa Tawwab, Husnul Khatimah, Sepohon Kayu, dan Istighfar. Album ini sudah tersedia di IslamicTunes dan digital music store lainnya.

“Lagu-lagu terbaru saya ini saya tulis sendiri, aransemen musiknya digarap oleh Keny Saputra, arranger yang sudah memenangkan berbagai Perlombaan. Di antaranya Juara 1 Gitaris Yamaha 2018 Tingkat Nasional dan mendapatkan hadiah tour ke Jepang bersama Andra Ramadhan,” kata musisi nasyid asal Kota Bandung ini.

Ia mengungkapkan, tujuannya bernasyid adalah untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan lebih mengenal serta mencintai Rasulullah. Menurut dia, kita semua hadir di dunia ini adalah karena Allah dan Rasulnya. Selain itu, ia juga ingin agar syiar Islam semakin semarak.

“Karena lagu-lagu saya juga ada yang berpesan pada umat muslim dunia, untuk itu lagunya memadukan bahasa Arab dan Indonesia. Insyaallah dalam waktu dekat kita akan buat video klip Qul Yaa Adzim.  Agar lebih mengena kita akan buat versi sulih bahasanya, baik inggris  juga Indonesia. Untuk arransemen kita buat senyaman mungkin, easy listening, dengan sentuhan gitar latin yang menyejukkan hati. Perpaduan musik Arab dan Melayu, juga sentuhan jazz,” kata pria saat ini aktif berdakwah di Kepulauan Riau.

“Harapan saya, dengan merilis lagu-lagu nasyid semoga semakin terjalin silaturrahmi kita sebagai umatnya Nabi Muhammad SAW, dan agar Syi’ar islam semakin melebar luas. Saya seorang muballigh tentu terbiasa menyampaikan nasihat lewat mimbar ceramah, dengan album ini semoga akan semakin menyebar kekalangan luas tidak hanya di kalangan penggiat majelis ilmu saja, semoga bisa masuk ke kalangan milenial, dan bahkan saudara-saudara yang berbeda agama agar mereka tahu bahwa islam itu agama yang damai, mencintai kedamaian, indah dan tentunya  rahmatan lil aalamiin,” ujar Agus.

 

Muhammad Fadhli

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar