Tradisi Ramadan: Tunggu Waktu Beduk, Warga Padati Stasiun Plered

  Selasa, 07 Mei 2019   Dede Nurhasanudin
Petugas pengamanan di Stasiun Plered Purwakarta mengingatkan wara setempat untuk tidak duduk di area lintasan KA. (Dede Nurhasanudin/ayopurwakarta)

PLERED, AYOBANDUNG.COM -- Ratusan orang memadati Stasiun Kereta Api (KA) Plered, Purwakarta. Mereka bukan penumpang kereta api yang baru turun atau naik, tapi warga setempat yang sedang ngabuburit menunggu waktu berbuka puasa tiba.

Pantauan di lapangan, masyarakat mulai berdatangan sekira pukul 16.00 WIB. Tidak banyak yang dilakukan selain duduk dengan alas seadanya atau berjalan-jalan di sekitaran stasiun.

AYO BACA : Tradisi Dlugdag, Sambut Ramadan dengan Tabuh Beduk

"Memang setiap Ramadan stasiun KA Plered ramai dipadati warga untuk ngabuburit," ujar Sopian (34) warga setempat, Selasa (7/5/2019).

Tidak hanya itu, bahu Jalan Raya Plered tak jauh dari stasiun KA Plered pun dipadati pedagang dadakan berjualan takjil memanfaatkan keramaian stasiun selama Ramadan.

AYO BACA : Tradisi Warga Kota Bandung Menyambut Ramadan di Tahun 1920-an

Saking ramainya, petugas pengamanan pun terpaksa bekerja lebih dari biasanya agar kondisi tetap aman. Bahkan para petugas mengaku kerap kewalahan memberitahu mereka jika akan ada kereta api lewat baik dari arah Bandung menuju Jakarta atau pun sebaliknya.

"Kalau ada kereta api lewat kita beritahu menggunakan pengeras suara, petugas keamanan pun tidak pernah berhenti memberitahu warga untuk mengosongkan jalur yang akan di lewati kereta," ujar Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) Daon II Bandung, Dadi Suryadi.

Dadi mengaku sering berpatroli untuk mengecek kondisi keamanan stasiun di wilayah Daon II Bandung. Menurutnya, di stasiun KA Plered tidak ada yang menarik. Hanya saja ngabuburit di lokasi tersebut merupakan tradisi yang telah berlangsung sejak lama.

"Kebetulan hari ini saya patroli disini dan saya lihat kondisi aman terkendali. Soal banyak warga ngabuburit di stasiun kami tidak bisa melarang, hanya kami berharap mereka tetap jaga keselamatan," ujar Dadi.

AYO BACA : Penjualan Perhiasan Diprediksi Meningkat saat Ramadan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar