Jelang Ramadan-Idulfitri, Produsen Kue Kering Optimistis Penjualan Meningkat

  Senin, 22 April 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Kue kering, J&C Cookies. (Eneng Reni Nuraisyah Jamil/Ayobandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Produsen kue kering Bandung, J&C Cookies optimistis penjualan produk kue kering pada Lebaran tahun ini bakal kian meningkat. Kendati, mengalami sedikit kenaikan harga produk lantaran terpengaruh harga bahan pokok yang juga meningkat, namun permintaan konsumen diperkirakan akan tetap tinggi.

GM J&C Cookies, Farhan Basyir mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan peningkatan produksi hingga 40 persen menjadi 500 hingga 600 dus per hari. Dari jumlah itu, Farhan optimistis sekitar 80 persen produk bakal terjual selama momen ramadan hingga idulfitri 2019.

"Tren lebaran dari tahun-ketahun sama aja, trennya terus meingkat tiap tahunnya. Target produksi juga cukup meningkat signifikan lebih dari 40 persen khusus lebaran. Karena memang nyaris 80 persen penjulannya di musim lebarana. Apalagi seiring beroperasinya pabrik baru, makanya dari akhir Januari untuk musim lebaran ini kita produksi target 500-600 dus perhari,” ungkap Farhan saat konferensi pers pengenalan varian anyar di Jalan RE Martadinata, Senin (22/4/2019).

Farhan juga menyebut dengan beroperasinya pabrik baru, diharapkan dapat memenuhi tingginya permintaan kue kering saat Lebaran. Alhasil salah satu upayanya dengan mengeluarkan inovasi tiga produk teranyar J&C Cookies, yakni Milo Cookies, Crispy Cheese, dan Choco Made Spesial.

AYO BACA : J&C Cookies Bidik Pasar Singapura

“Jenis paling banyak diminati klasik paling tetap juara seperti kaastengels, nastar, putri salju, sagu keju, lidah kucing, dan lainnya. Tapi kita tetap inovasiin berbagai varian baru untuk memenuhi kebutuhan," sambungnya.

Dari sisi permintaan, kata Farhan menyebut 60 persen pasar penjualan masih didominasi Jawa Barat dan Jabotabek. Sementara secara market share, Farhan memperkirakan sekitar 50 persen masih di pegang J&C Cookies di wilayah Jabar. 

"Dari 2017-2018 naik, makanya kita pede tahun ini target meningkat 40 persen karena tahun kemarin naiknya 30 persen. Pasar paling besar Jabodetabek dan Jabar. Tapi keluar juga ada, ekspor ke Asia Tenggara, tapi jatuhnya mereka menggunakan lebel sendiri," kata Farhan.

Sementara itu J&C Cookies, saat ini didukung sekitar 18 distributor dan lebih dari 500 agen. Oleh karenanya, untuk memudahkan pemesanan dan penjualan, pihaknya telah membuat aplikasi khusus bagi distributor dan agen.

"Aplikasi dan varian baru ini diharapkan bisa mendongkrak penjualan. Tapi memang kita akui dari tahun ketahun klasik tetap dicari orang. Karena kalau hari raya mindset orang untuk kue lebaran pasti gak jauh dari kaastangels, nastar, putri salju," ujarnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar