Ini 5 Bahan Pokok yang Harganya Sudah Naik Jelang Ramadan di Bogor

  Rabu, 27 Maret 2019   Husnul Khatimah
Pedagang Telur di Pasar Gunung Batu Kota Bogor. (Husnul Khatimah/Ayobandung.com)

BOGOR TENGAH, AYOBANDUNG.COM—Lima pekan menuju Ramadan, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar di Kota Bogor cenderung stabil. Namun, berdasarkan data yang dihimpun Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor, dari 28 bahan pokok, tercatat lima bahan pokok di antaranya mengalami kenaikan sejak Senin (25/3/2019).

Komoditas yang mengalami kenaikan antara lain gula pasir lokal yang semula Rp11.000 menjadi Rp12.000 per kilogram, minyak goreng curah dari Rp10.000 menjadi Rp11.000 per liter. Kenaikan juga terjadi pada telur ayam broiler dari Rp23.000 menjadi Rp24.000 per kilogram. Harga cabe merah besar naik 17 persen yakni dari Rp24.000 menjadi Rp28.000 per kilogram.

“Kenaikan paling tinggi terjadi pada Bawang Merah dari semula Rp32.000 menjadi Rp40.000 per kilo atau naik sebesar 25 persen. Kenaikan harga bawang dikarenakan petani bawang gagal panen akibat banjir di daerah produksi bawang sehingga membuat stok bawang merah berkurang,” ujar Kepala Seksi Bahan Pokok dan Barang Penting pada Disperindag Kota Bogor Dadin.

Dadin menambahkan, untuk harga kebutuhan pokok lainnya seperti beras, daging sapi, daging ayam, tepung terigu, bawang putih, dan lain-lain masih cukup stabil.

“Daging sapi masih di harga Rp110.000 per kilo, daging ayam Rp35.000 per kilogram, tepung terigu Rp8.000 per kilogram, dan bawang putih Rp28.000 per kilogram,” terangnya.

Sejauh ini, lanjut dia, pihaknya belum ada rencana untuk operasi pasar sebab harga-harga masih cenderung terkendali.

“Biasanya dua minggu menjelang hari raya, baru kami gelar Operasi Pasar Murah di enam kecamatan dengan sasaran rumah tangga sangat miskin,” katanya.

Sementara itu, Humas Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Kota Bogor Gina Febriari Tafzani membenarkan adanya kenaikan beberapa bahan pokok. Terutama kenaikan Bawang Merah yang signifikan.

Tercatat, harga bawang merah di beberapa pasar berbeda-beda dengan kisaran dari Rp40.000 hingga Rp50.000. Meski begitu, untuk komoditas lainnya masih stabil dan normal.

“Harga-harga ini masih terus kami pantau, Insyaallah menjelang puasa kami akan lakukan operasi pasar murah bekerja sama dengan dinas terkait seperti Disperindag dan Distani,” pungkasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar