Radio tanpa Musik

  Rabu, 13 Februari 2019   Dadi Haryadi
Penyiar sedang bertugas di sebuah stasiun radio (Foto: Djoko Subinarto)

“I love radio: its immediacy and especially its intimacy. It is part of your life, whispering into your ear.”
-Malcolm Turnbull

RADIO tidak menyiarkan musik? Lalu, pendengar mau disuguhi apa?

Pertanyaan tadi boleh jadi akan muncul tatkala sajian musik mendominasi siaran stasiun-stasiun radio di negeri ini, beberapa puluh tahun ke belakang. Ya, di masa silam, siaran radio di negeri ini senantiasa identik dengan sajian musik. Boleh dibilang, nyaris tidak ada stasiun radio yang tidak menyiarkan musik.

AYO BACA : Para Pemuda Radio Bandung

Namun, seiring dengan perkembangan zaman, di mana sajian informasi kian dibutuhkan masyarakat, sejumlah stasiun radio di negeri ini kemudian tidak melulu menyiarkan musik, tetapi juga menyajikan beragam informasi.

Bahkan, beberapa stasiun radio kini tidak menyiarkan musik sama sekali. Mereka hanya menyiarkan informasi, perbincangan, wawancara dan laporan langsung mengenai berbagai peristiwa terkini (current affairs). 

Di Barat sana, stasiun radio yang hanya menyajikan informasi, perbincangan, wawancara dan laporan langsung mengenai berbagai peristiwa terkini sering disebut sebagai talk radio.

AYO BACA : Berkat Radio Garden, Dunia di Ujung Telunjuk

Di Indonesia, salah satu stasiun radio pelopor talk radio adalah El-Shinta FM. Stasiun radio ini mengudara 24 jam nonstop, menyajikan aneka informasi aktual, perbincangan, wawancara dan laporan langsung beragam peristiwa termutakhir.

Konten siaran talk radio bisa saja dibuat menjadi lebih khusus atau lebih spesifik lagi. Contohnya adalah radio bisnis, yang khusus menyajikan berita-berita soal bisnis dan ekonomi, perbincangan, wawancara dan laporan mengenai peristiwa-peristiwa bisnis dan ekonomi terkini, baik dari dalam maupun luar negeri.

Contoh lainnya adalah radio parlemen. Stasiun radio ini mengudara untuk menyiarkan informasi seputar aktivitas parlemen. Selain menyuguhkan warta berita seputar kegiatan parlemen, radio parlemen juga menyiarkan perbincangan, wawancara maupun laporan langsung sidang-sidang di parlemen.

Ada juga talk radio yang isi siarannya didominasi dengan berita dan laporan-laporan langsung pandangan mata pertandingan olahraga. Radio seperti ini tentu saja ditujukan khusus untuk para penggemar dan pecinta olahraga.

Untuk memenuhi kebutuhan warga akan informasi lalu-lintas dan cuaca, di beberapa negara, mengudara pula stasiun radio yang seharian konten acaranya hanya berupa laporan lalu-lintas dan laporan cuaca.

Djoko Subinarto

AYO BACA : Napak Tilas Radio Hoso Kyoku Bandung

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar