SPPI Tuntut Direksi PT Pos Indonesia Segera Mundur

  Jumat, 01 Februari 2019   Faqih Rohman
Sejumlah pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja Pos Indonesia (SPPI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Hubungan Industrial, Jalan Surapati, Kota Bandung, Senin (28/1/2019). Aksi tersebut digelar karena banyaknya pelanggaran peningkatan kesejahteraan pegawai Pos Indonesia yang tidak dilaksanakan. Seperti adanya maladministarasi dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak. (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Serikat Pekerja Pos Indonesia (SPPI) angkat suara terkait beredarnya surat Holding Statement Dirutpos Nomor : 115/Dirut/2019 tertanggal 1 Februari 2019. SPPI meminta Direksi PT Pos Indonesia segera mundur dan segera membayarkan upah karyawan.

Dalam surat tersebut, disebutkan bahwa aksi demo yang dilakukan oleh SPPI pada 28 Januari 2019 telah menyebabkan tertundanya pembayaran gaji karyawan hingga batas waktu yang belu ditentukan.

Ketua Umum SPPI, Rhajaya Santosa membantah terhadap pernyataan isi surat tersebut. Menurutnya, penundaan pembayaran gaji bukan dari aksi demo tetapi karena direksi telah gagal dalam mengelola BUMN PT Pos Indonesia sehingga  terjadinya hal tersebut.

"Direksi telah gagal mengelola perusahaan dengan baik dan menyebabkan perusahaan tidak dapat memenuhi kewajibannya khususnya dalam pembayaran upah karyawan," ujarnya ketika dihubungi Ayobandung.com, Jumat (1/2/2019).

AYO BACA : Buntut Aksi, Puluhan Ribu Pegawai PT POS Tidak Digaji

Dia menjelaskan, direksi diduga melanggar ketentuan PP Nomor 8 Tahun 1981 tentang Perlindungan Upah. Selain itu, mereka juga telah melanggar hak asasi manusia.

"Pernyataan Dirut PT Pos Indonesia tentang demo SPPI sebagai  alasan tertundanya gaji justru bentuk kegagalan mengelola perusahaan," terang Rhajaya.

Rhajaya menjelaskan aksi damai yang dilakukan oleh SPPI terkait dengan permasalahan kesejahteraan karyawan. Dia pun meminta kepada Presiden RI dan Menteri BUMN untuk segera turun tangan untuk memperbaiki pengelolaan PT Pos Indonesia.

"DPP SPPI mengimbau kepada kepada seluruh anggota untuk tetap melaksanakan pekerjaan dan mengikuti penyelamatan perusahaan," pungkasnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi tentang persoalan ini Dirut PT Pos Indonesia dan jajaranya tidak merespons.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar