APK dan Bahan Kampanye yang Ditertibkan Bisa Diambil Lagi

  Kamis, 06 Desember 2018   Mildan Abdalloh
Penertiban alat peraga kampanye. (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung telah melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) dan bahan kampanye yang melanggar aturan.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Bandung Hedi Ardia mengatakan, dalam penertiban yang dilakukannya, ribuan APK dan Bahan kampanye diamankan.

AYO BACA : Tahun Politik, Bawaslu Ingatkan Hal Ini Kepada Sopir Angkutan Umum

"Untuk baliho dan spanduk saja yang diamankan mencapai 4.906 lembar," tutur Hedi, Kamis (6/12/2018).

Upaya penertiban-penertiban ini akan terus dilakukan Bawaslu Kabupaten Bandung dengan melihat perkembangan di lapangan. Hal tersebut untuk mencegah adanya APK dan bahan kampanye yang melanggar ketentuan.

AYO BACA : Bawaslu Kabupaten Bandung Ingatkan Kades dan ASN Netral

"Bagi pemilik APK yang dicabut kami memperkenankan untuk mengambilnya kembali dengan catatan tidak dipasang di luar zona pemasangan APK," ujarnya.

Dalam melakukan pengawasan dan penindakan APK, pengawas pemilu menilai pelanggaran berdasarkan lokasi, estetika lingkungan, izin pemasangan, dan materi yang dilarang dalam peraturan perundang-undangan. Selain itu, peserta pemilu, pelaksana kampanye, dan tim kampanye juga dilarang memasang APK yang dikenakan retribusi kecuali yang difasilitas oleh KPU.

"Masalahnya, di lapangan kami banyak menemukan APK yang dipasang di papan reklame. Tentu saja, itu harus kami tertibkan demi memenuhi unsur keadilan bagi seluruh peserta pemilu," paparnya.

Lebih lanjut dijelaskan Hedi, dalam melakukan penertiban APK, pengawas pemilu harus melakukan kajian terhadap APK yang dianggap melanggar. Kemudian mendorong Panwascam agar melayangkan surat rekomendasi kepada PPK agar memberikan peringatan kepada peserta pemilu maksimal 1x24 jam.

"Apabila surat peringatan itu tidak digubris peserta pemilu, tim sukses dan pelaksana kampanye, maka kami melakukan penertiban maksimal tiga hari kerja setelah peringatan penertiban. Penertiban dilakukan bersama Satpol PP," tandasnya.

AYO BACA : Baru 3 Partai di Kabupaten Bandung yang Menyerahkan Susunan Tim Kampanye

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar